Pasar Jadi Pusat Penyebaran Corona, Begini Kata Ketua DPR Puan Maharani

Petugas Satpol PP melintas di depan pintu masuk Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, pada hari pertama penerapan mekanisme ganjil genap kios pedagang, Senin (15/6/2020). - Antara
15 Juni 2020 22:17 WIB John Andhi Oktaveri News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Sejumlah tempat menjadi klaster penyebaran virus Covid-19, termasuk pasar tradisional. Ketua DPR Puan Maharani mengingatkan pentingnya sosialisasi protokol Covid-19 setelah penularan wabah mematikan itu diketahui berasal dari sejumlah pasar.

Padahal, kata Puan, pasar merupakan sumber pergerakan ekonomi masyarakat sekaligus sebagai kontrol terhadap harga pangan. Karena itu, dia pun meminta pemerintah menyosialisasikan secara masif protokol kesehatan Covid-19 di masa new normal atau kenormalan baru.

"Saat ini pasar sudah menjadi salah satu tempat penyebaran Covid-19, padahal pasar sebagai tempat ekonomi masyarakat bergerak dan sebagai fungsi kontrol stabilitas harga pangan," katanya dalam poidatonya pada acara pembukaan masa sidang ke-IV DPR yang digelar di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senin (15/6/2020).

Rapat yang digelar secara virtual itu dihadiri sebanyak 28 orang secara fisik dan 227 secara virtual atau jarak jauh. Rapat yang mengakhri masa reses anggota DPR itu memenui kuorum dari 575 jumlah anggota DPR.

Pada kesempatan itu dia juga menegaskan DPR berkomutmen untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam penanganan Covid-19.

Puan juga menyampaikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan, TNI, Polri, dan masyarakat yang telah bahu-membahu menghadapi pandemi Covid-19.

"Kita juga perlu menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada dokter, tenaga kesehatan, TNI dan Polri, yang berada di depan dalam melayani masyarakat terdampak baik dari aspek penanganan kesehatan maupun dalam membangun ketertiban PSBB. Keberhasilan dalam menanggulangi Covid-19 adalah keberhasilan dari gotong royong kita, bangsa Indonesia," tegasnya.

Sebelumnya sejumlah pedagang di sejumlah pasar wilayah DKI Jakarta termasuk Pasar Perumnas Kelender dan kawasan Tanah Abang dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19.

Kondisi tersebut diketahui setelah dilakukannya serangkaian pemeriksaan. Selain rapid test mereka juga dilakukan swab test di area pasar.

Dengan adanya pedagang yang terkonfirmasi positif di sejumlah pasar, kondisi ini dikhawatirkan membentuk klaster baru pasien Covid-19 dan menyebabkan lonjakan kasus pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi yang tengah diterapkan.