Trump Tuduh WHO Boneka China dan Ancam Hentikan Pendanaan

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom menyalami Presiden China Xi Jinping di Great Hall of the People di Beijing, China, Selasa (28/1/2020), dalam kunjungannya ke negara itu berkenaan dengan penanganan wabah COVID-19./Antara - Reuters
19 Mei 2020 10:27 WIB John Andhi Oktaveri News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kemarahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap organisasi kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (WHO) semakin memuncak. Ia menuduh WHO sebagai "boneka" China dan menegaskan sedang mempertimbangkan untuk memotong atau menyetop bantuan dana dari AS.

"Mereka adalah boneka China. WHO sangat  China-sentris dan  menguntungkan negara itu," katanya di Gedung Putih seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Selasa (19/5/2020).

Trump mengatakan Amerika Serikat membayar iuran sekitar US$450 juta setiap tahun kepada WHO, kontribusi terbesar dari negara mana pun.

Dia menegaskan berencana memangkas pendanaan untuk WHO, karena tidak diperlakukan dengan benar.

"Mereka memberi kami banyak nasihat buruk," katanya tentang WHO.

Trump berbicara ketika WHO mengadakan pertemuan tahunan pertamanya sejak pandemi Covid-19 melanda dunia yang berasal dari China.

Akibatnya, AS mengalami  gangguan ekonomi besar-besaran dan menewaskan 316.000 orang di dunia.

Hampir sepertiga dari mereka adalah warga Amerika Serikat. Trump mengatakan China hanya membayar sekitar US$40 juta per tahun untuk WHO.

Kalau demikian, ujar Trump, AS bisa saja menjadikan bantuan dari US$450 menjadi US$40 juta karena "beberapa orang berpikir bantuan itu terlalu banyak".

Sumber : Bisnis.com