38.000 Warganya Meninggal, Trump Tuduh China Sengaja Sebarkan Covid-19

Presiden AS Donald Trump (kiri) dan Presiden China Xi Jinping saat bertemu di KTT G20 di Hamburg, Jerman, pada 8 Juli 2017. - Reuters/Saul Loeb
19 April 2020 15:07 WIB Nindya Aldila News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Donald Trump kembali memprotes China dengan menuduh sengaja menyebarkan Covid-19 yang telah membunuh lebih dari 38.000 warganya.

“Kita lihat apa hasil investigasi mereka. Tetapi, kami juga melakukannya. Jika itu kesalahan, kesalahan tetaplah kesalahan. Tetapi jika mereka secara sadar bertanggung jawab, maka akan ada konsekuensinya,” katanya seperti dikutip dari Bloomberg, Minggu (19/4).

Beberapa anggota parlemen dari Grand Old Party (GOP atau Republik) menuding bahwa virus itu dilepaskan dari laboratorium saat masa percobaan. Bahkan mereka telah melayangkan RUU yang memungkinkan orang Amerika menuntut China atas kerusakan yang diakibatkan atas virus tersebut.

Organisasi politik Republik telah menyerang Demokrat yang telah membela.

"Hubungan kami dengan China baik sampai mereka melakukan ini," kata Trump, Sabtu.

Namun ketika ditanya apakah dia merasa marah pada China. Menurutnya,  hal itu tergantung apakah itu kesalahan yang keluar dari kendali, atau apakah itu dilakukan dengan sengaja.

Trump sendiri tengah ditimpa banyak kritik dari warganya. Dia berulang kali memuji China dan presidennya, Xi Jinping, pada Januari dan Februari atas penanganannya terhadap wabah.

Trump mengatakan pekan lalu bahwa ia akan menghentikan pendanaan AS kepada WHO lantaran dia menuduh badan PBB itu tidak transparan soal kasus Cvid-19 di China. Langkah ini telah dikritik secara internasional dan oleh banyak Demokrat.

Sumber : Bisnis.com