Advertisement

Polisi Kerahkan 1.060 Personel Jaga Aksi Buruh Hari Ini di Jakarta

Newswire
Selasa, 06 Januari 2026 - 13:47 WIB
Abdul Hamied Razak
Polisi Kerahkan 1.060 Personel Jaga Aksi Buruh Hari Ini di Jakarta Sejumlah personel saat mengikuti apel pengamanan aksi unjuk rasa di Jakarta, Selasa (6/12/2025). ANTARA - HO/Humas Polres Jakpus

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA— Sebanyak 1.060 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran polsek dikerahkan untuk mengamankan sekaligus memberikan pelayanan dalam aksi unjuk rasa Forum Urun Rembung Nasional Serikat Pekerja/Serikat Buruh di kawasan Silang Tenggara Monas, Gambir, Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan, kehadiran aparat bertujuan untuk melayani masyarakat dan menjamin hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan pendapat secara damai.

Advertisement

“Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat,” ujar Reynold di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan, aksi tersebut diikuti sejumlah elemen serikat buruh, di antaranya KSPSI, KPBI, MJH, KSBSI, KSPN, SARBUMUSI, ASPEK Indonesia, GSBI, FSBPI, ASPIRASI, OPSI, dan GOBSI.

Untuk memastikan aksi berjalan aman, tertib, dan kondusif, seluruh personel pengamanan tidak dibekali senjata api serta diminta mengedepankan pendekatan humanis dan profesional.

“Personel di lapangan tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu bersikap humanis, persuasif, dan profesional,” katanya.

Reynold juga mengimbau para orator dan peserta aksi agar tetap tertib, tidak memprovokasi massa lain, tidak menutup jalan umum, serta tidak melakukan tindakan anarkis seperti membakar ban atau merusak fasilitas umum.

Selain itu, massa aksi diminta tidak melawan petugas dan bersama-sama menjaga ketertiban. Masyarakat di sekitar kawasan Monas juga diimbau tidak terpancing provokasi.

Bagi pengguna jalan, kepolisian menyarankan untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas selama aksi berlangsung.

“Pengaturan lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan. Kami mohon kerja sama semua pihak agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

DLH Sleman Siap Bangun Transfer Depo PSEL Piyungan 2026

DLH Sleman Siap Bangun Transfer Depo PSEL Piyungan 2026

Sleman
| Rabu, 07 Januari 2026, 22:57 WIB

Advertisement

Kelas Menengah Jadi Penopang Utama Wisata Nasional

Kelas Menengah Jadi Penopang Utama Wisata Nasional

Wisata
| Rabu, 07 Januari 2026, 14:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement