Advertisement

Kim Jong Un Klaim Uji Rudal Hipersonik Respons Situasi Global

Newswire
Selasa, 06 Januari 2026 - 15:47 WIB
Abdul Hamied Razak
Kim Jong Un Klaim Uji Rudal Hipersonik Respons Situasi Global Korea Utara pada Selasa (7/1/2025) mengumumkan bahwa pihaknya berhasil melakukan uji coba rudal balistik jarak menengah (IRBM) baru yang dilengkapi hulu ledak hipersonik. Negara tersebut mengeklaim sistem senjata ini mampu secara andal mencegah ancaman dari rivalnya di kawasan Pasifik. /ANTARA/Anadolu - py (Anadolu)

Advertisement

Harianjogja.com, KOREA— Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menegaskan bahwa uji coba peluncuran rudal hipersonik yang dilakukan Pyongyang baru-baru ini didorong oleh kondisi geopolitik global yang dinilainya semakin tidak stabil dan penuh ketidakpastian.

Dalam laporan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), Senin (6/1/2026), Kim menyebut keputusan meluncurkan rudal tersebut diambil sebagai langkah strategis menghadapi dinamika internasional yang berkembang cepat. Uji coba itu dilakukan pada Minggu (4/1/2026) dari wilayah Ryokpho, Pyongyang, dengan sasaran sejauh sekitar 1.000 kilometer di arah timur laut.

Advertisement

Kim menilai peluncuran tersebut berhasil membuktikan capaian penting dalam pengembangan teknologi pertahanan nasional Korea Utara. Ia menekankan bahwa uji coba itu sekaligus menunjukkan kesiapan kekuatan nuklir negara tersebut dalam menghadapi berbagai skenario konflik.

“Serangkaian pencapaian baru telah menempatkan kekuatan nuklir kami pada fondasi yang lebih nyata dan siap digunakan dalam kondisi perang sesungguhnya,” ujar Kim seperti dikutip KCNA.

Menurut dia, pembaruan sistem persenjataan, khususnya alutsista ofensif, merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Hal itu, lanjut Kim, menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat kemampuan pencegahan perang nuklir.

Kim juga menyinggung situasi global yang belakangan memanas, termasuk meningkatnya ketegangan internasional akibat aksi militer Amerika Serikat terhadap Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya.

“Alasan mendesaknya penguatan kemampuan pertahanan sudah tampak jelas dari krisis geopolitik terbaru dan berbagai peristiwa internasional yang semakin kompleks,” kata Kim.

Ia menegaskan bahwa langkah Korea Utara bukan bertujuan memicu konflik, melainkan memastikan posisi negara tersebut tetap kuat dalam menghadapi tekanan global dan menjaga keseimbangan strategis di kawasan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Libur Nataru, 13.111 WNA Pilih Kereta Api di Jogja

Libur Nataru, 13.111 WNA Pilih Kereta Api di Jogja

Jogja
| Rabu, 07 Januari 2026, 23:57 WIB

Advertisement

Kelas Menengah Jadi Penopang Utama Wisata Nasional

Kelas Menengah Jadi Penopang Utama Wisata Nasional

Wisata
| Rabu, 07 Januari 2026, 14:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement