Advertisement
Prabowo Ungkap Alasan Retret Kabinet di Hambalang Awal 2026
Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan taklimat dalam agenda retret jilid II yang diikuti anggota Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden - aa.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA— Presiden RI Prabowo Subianto menjelaskan alasan penyelenggaraan retret kedua jajaran Kabinet Merah Putih di Hambalang, Jawa Barat, yang digelar Selasa. Kegiatan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya konsolidasi sekaligus penajaman arah kebijakan pemerintah di awal tahun 2026.
Dalam taklimat yang disampaikan di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Prabowo menyampaikan retret dirancang sebagai forum pembekalan sekaligus refleksi bersama atas perjalanan pemerintahan selama setahun terakhir.
Advertisement
“Pertimbangan saya mengumpulkan kita adalah pertama untuk mengevaluasi kerja kita tahun lalu, selanjutnya agar kita memahami kondisi bangsa kita di tengah dinamika dan gejolak dunia,” kata Prabowo.
Presiden menjelaskan, retret kali ini memiliki beberapa pertimbangan utama. Selain sebagai sarana evaluasi kinerja pemerintah sepanjang tahun sebelumnya, forum tersebut juga dimaksudkan untuk memperkuat pemahaman bersama mengenai posisi dan tantangan bangsa Indonesia di tengah dinamika global yang terus berkembang.
BACA JUGA
Lebih lanjut, Prabowo menekankan pentingnya memandang ke depan dengan menetapkan langkah-langkah strategis serta sasaran yang harus dicapai pada tahun berjalan. Menurutnya, arah kebijakan yang jelas dan terukur menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan nasional.
Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyinggung sejumlah cobaan yang dihadapi bangsa, termasuk bencana alam yang melanda beberapa daerah. Ia menyebut bencana terjadi di tiga provinsi, di antaranya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta sejumlah wilayah di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.
Prabowo menilai kondisi tersebut menjadi pengingat nyata akan kompleksitas persoalan yang harus dihadapi pemerintah. Meski demikian, ia menegaskan rangkaian tantangan itu justru memperlihatkan kekuatan negara.
“Kita telah mampu dan terus-menerus membuktikan kepada rakyat kita, dan sesungguhnya kepada diri kita sendiri serta kepada para elit, bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia punya kekuatan. Kita telah membuktikan itu di tahun 2025 dan akan kita buktikan di tahun 2026 ini,” ujarnya.
Presiden Prabowo Subianto kembali mengumpulkan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih dalam retret yang digelar di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Agenda ini menjadi retret kedua yang digelar Presiden, setelah sebelumnya memberikan pembekalan bertema The Military Way di Akademi Militer Magelang pada Oktober 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- BI Proyeksikan Ekonomi DIY 2026 Tumbuh hingga 5,7 Persen
- China Kecam AS atas Penangkapan Presiden Venezuela
- Bantul Tekankan Disiplin Anggaran Kalurahan di 2026
- 10 Gerai KDMP Kulonprogo Dibangun, Didampingi BA dari Pusat
- MUI Usulkan Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Lebih Maslahat
- Prabowo Tunjuk Tito Pimpin Satgas Rehabilitasi Bencana Sumatera
- Anggaran JKN PBI Bantul 2026 Naik Jadi Rp60 Miliar
Advertisement
Advertisement





