Kejagung Periksa Tiga Saksi Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Kejagung memeriksa tiga saksi dalam penyidikan kasus dugaan TPPU dengan tersangka Febrie Adriansyah. Enam saksi akan dipanggil ulang.
Foto ilustrasi prajurit TNI. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono memberikan penjelasan terkait video viral pertikaian antara anggota TNI AD dan Brimob Polri di lapangan sepak bola Buton Selatan, Sulawesi Tenggara.
Donny menjelaskan insiden tersebut terjadi saat pertandingan sepak bola antara kedua kesatuan yang berakhir imbang 0-0. Seusai laga, terjadi aksi saling ejek antar suporter yang memicu reaksi spontan di sekitar lapangan hingga berujung pertikaian singkat.
Ia menegaskan, komandan dari kedua belah pihak segera turun tangan. Danyonif TP 871/Lamaindo bersama Danramil setempat berkoordinasi dengan Danyon Brimob Batauga untuk menenangkan personel dan mencegah eskalasi kekerasan lebih lanjut.
Donny angkat bicara setelah sebelumnya video penyerangan tersebut viral di beberapa akun media sosial, salah satunya di akun instagram @Infobutonraya
Donny menjelaskan peristiwa itu terjadi ketika kedua belah pihak bertanding dalam kompetisi sepak bola yang digelar di sana.
"Jadi, setelah pertandingan berakhir imbang 0-0, sempat terjadi momen saling ejek antar suporter, yang kemudian memicu reaksi sesaat di sekitar lapangan," kata Donny, Senin (5/1/2026).
Aksi saling ejek pun itu memicu terjadinya pertikaian antara kedua belah pihak yang tidak berangsur lama.
Donny melanjutkan, komandan dari ke dua belau pihak langsung turun tangan untuk menenangkan para personelnya agar tidak terjadi aksi kekerasan lebih lanjut.
"Danyonif TP 871/Lamaindo bersama Danramil setempat langsung berkoordinasi dengan Danyon Brimob Batauga untuk menenangkan personel dan memastikan situasi tetap terkendali," tambah Donny.
Dalam waktu singkat, kondisi di lokasi kembali kondusif dan personel dari kedua belah pihak pulang ke asrama masing-masing. Donny melanjutkan tidak ada keributan lanjutan yang terjadi antara kedua belah pihak.
Masing-masing komandan pasukan pun sudah bertemu dan memastikan permasalahan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. Peristiwa ini tidak akan memperenggang hubungan antara TNI dan Polri yang selama ini sudah terjalin dengan baik.
"Kami menegaskan bahwa hubungan dan sinergi TNI–Polri tetap solid. Kegiatan olahraga justru menjadi sarana membangun kebersamaan, dan kejadian ini menjadi evaluasi bersama agar ke depan kegiatan serupa dapat berjalan lebih tertib dan terkendali," katanya.
Donny memastikan situasi segera kondusif dan hubungan TNI–Polri tetap solid. Insiden ini disebut menjadi bahan evaluasi bersama agar kegiatan olahraga ke depan berjalan lebih tertib dan aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kejagung memeriksa tiga saksi dalam penyidikan kasus dugaan TPPU dengan tersangka Febrie Adriansyah. Enam saksi akan dipanggil ulang.
Presiden Prabowo memaparkan capaian dan pekerjaan rumah Kabinet Merah Putih setelah 18 bulan pemerintahan, dari pangan hingga digitalisasi.
Dugaan jual beli seragam di SMPN 1 Jetis di Bantul diadukan ke ORI DIY. Dikpora Bantul menyebut sekolah tidak terlibat dalam pengadaan seragam.
Kabinet Merah Putih memaparkan 12 capaian strategis hingga Juli 2026, mulai dari ketahanan pangan, energi, BUMN, hingga pasar karbon.
KPK mengangkut dua mobil sitaan dari Pendopo Bupati Lombok Barat dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dan suap proyek senilai Rp12,4 miliar.
PSIM Jogja merekrut Adrian Dalmau, eks pemain akademi Real Madrid yang diproyeksikan mempertajam lini depan pada musim 2026/2027.