Advertisement
Venezuela Bergejolak Usai Maduro Ditangkap Pasukan AS
Donald Trump / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA–Penangkapan Presiden Nicolas Maduro oleh AS memicu kekosongan kekuasaan, penolakan elite militer, dan ancaman konflik bersenjata di Venezuela.
Secara mengejutkan, Presiden AS Donald Trump mengumumkan pelantikan Wakil Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, sebagai pemimpin sementara. Keputusan ini dianggap sebagai langkah pragmatis yang menyampingkan tokoh oposisi utama, Maria Corina Machado.
Advertisement
Meski Machado merupakan peraih Nobel Perdamaian 2025 dan sekutu lama AS, Trump berdalih bahwa Machado tidak memiliki dukungan domestik yang cukup kuat untuk memimpin di masa krisis.
Meskipun Trump mengklaim Rodriguez bersedia bekerja sama untuk "memulihkan Venezuela", pernyataan tersebut langsung dibantah mentah-mentah oleh sang Wapres. Dalam siaran televisi nasional yang dikelilingi petinggi militer, Rodriguez menegaskan:
BACA JUGA
"Tidak ada presiden lain di negara ini selain Nicolas Maduro. Serangan militer AS adalah agresi brutal terhadap kedaulatan kami," katanya dikutip dari Al Jazeera.
Sikap tegas ini didukung oleh Mahkamah Agung Venezuela. Walaupun secara hukum Rodriguez direstui memimpin sementara untuk mengisi kekosongan, lembaga tersebut tetap menyatakan status Maduro sebagai presiden yang sah.
Menteri Pertahanan Venezuela, Jenderal Vladimir Padrino, melaporkan bahwa serangan udara AS telah menewaskan tentara, warga sipil, dan anggota pengawal kepresidenan. Sebagai respons, angkatan bersenjata Venezuela kini berada dalam status siaga penuh.
Krisis ini menciptakan dilema besar di pasar energi global, mengingat Rodriguez juga menjabat sebagai Menteri Perminyakan. Reuters mengungkapkan, penolakan Rodriguez untuk tunduk pada mandat Washington menandakan bahwa upaya AS untuk melakukan transisi kepemimpinan di Venezuela akan menghadapi perlawanan sengit dari internal pemerintahan dan militer.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Korea Selatan Perpanjang Bebas Biaya Visa hingga Juni 2026
Advertisement
Berita Populer
- Korea Selatan Perpanjang Bebas Biaya Visa hingga Juni 2026
- Mojave Camper Van Ultra-Premium Berbasis Sprinter Rp7,7 Miliar
- Kasus Mafia TKD Inkrah, Lurah Sampang Gedangsari Resmi Dipecat
- Viral! MacBook Air M1 Tahan Pecahan Artileri di Ukraina
- Usai Maduro Ditangkap, Trump Isyaratkan Kuba Jadi Target Berikut
- Penduduk Tembus 1 Juta, Bantul Kekurangan Ribuan Bed RS
- Cuplikan Jack Ryan Viral Usai Maduro Ditangkap, Netizen Kagum
Advertisement
Advertisement




