Bom Meledak saat Salat Jumat di Pakistan, Sedikitnya 14 Orang Tewas

Ilustrasi bom, - JIBI
11 Januari 2020 15:07 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, PAKISTAN - Sebuah ledakan dahsyat terjadi di sebuah masjid di barat laut Pakistan. Sedikitnya 14 orang, termasuk seorang perwira polisi provinsi berpangkat tinggi, tewas dalam ledakan itu.

Ledakan yang terjadi ketika Salat Jumat itu turut menewaskan imam masjid dan melukai sedikitnya 20 orang lainnya. Ledakan tersebut menghantam sebuah masjid di Ibu Kota Provinsi Balochistan, Quetta, saat Salat Jumat sedang berlangsung. Menurut keterangan pejabat kepolisian yang dilansir RT, Sabtu (11/1/2020), Wakil Inspektur Polisi Haji Aman Ullah termasuk di antara korban tewas dalam ledakan itu.

Juru Bicara Rumah Sakit, Dokter Wasim Baig, mengatakan 13 orang lainnya, termasuk imam masjid, juga tewas dalam ledakan tersebut. Sementara 20 korban mengalami luka-luka. Sumber pasti dari ledakan itu masih belum jelas.

Menteri Dalam Negeri Pakistan Balochistan Zia Langove menyebut serangan bom itu sebagai tindakan teroris, dengan beberapa laporan menyatakan bahwa wakil inspektur polisi yang berada di sana sebagai target sebenarnya dari serangan tersebut.

Insiden itu terjadi hanya beberapa hari setelah ledakan lain di Quetta yang menargetkan kendaraan Korps Perbatasan (FC), sebuah kelompok paramiliter yang bertugas menjaga perbatasan dengan Afghanistan dan Iran, serta menjaga hukum dan ketertiban di Balochistan.

Dua orang tewas dan 13 lainnya luka-luka ketika sepeda yang penuh dengan bahan peledak meledak di dekat mobil FC, turut merusak toko-toko terdekat.

Hizbul Ahrar, kelompok militan cabang dari Taliban Pakistan, mengaku bertanggung jawab atas serangan bom sepeda pada Selasa 7 Januari. Namun, tidak ada yang langsung mengaku bertanggung jawab atas pengeboman masjid pada Jumat.

Sumber : Okezone.com