Advertisement
Menkop Resmikan Produk UMKM HIPMI DIY Masuk Gerai KDKMP
Menteri Koperasi Ferry Juliantono didampingi Bupati Sleman Harda Kiswaya (kiri) dan Ketua HIPMI DIY Ekawati Rahayu Putri melakukan pemotongan pita menandai peresmian peluncuran produk lokal pelaku usaha anggota HIPMI DIY untuk memasok di gerai KDMP seluruh DIY di KDKMP Tamanmartani, Sleman, Sabtu (7/2/2026). ANTARA - Victorianus Sat Pranyoto
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN— Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono meresmikan peluncuran produk lokal pelaku usaha anggota dan binaan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk dipasarkan melalui gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh wilayah DIY.
Peresmian tersebut dilakukan di Gerai KDKMP Tamanmartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, Sabtu sore. Ferry Juliantono hadir didampingi Bupati Sleman Harda Kiswaya serta Ketua HIPMI DIY Ekawati Rahayu Putri.
Advertisement
Ferry menyampaikan, sebagian besar barang kebutuhan pokok yang dijual di Gerai KDKMP Tamanmartani merupakan produk UMKM dan pelaku usaha yang tergabung dalam HIPMI DIY.
“Sore ini secara resmi kami meresmikan Gerai Sembako KDKMP Tamanmartani, Sleman. Yang menarik, sebagian besar barang kebutuhan yang dijual merupakan produk UMKM dan wiraswasta anggota HIPMI DIY,” ujar Ferry.
BACA JUGA
Ia menilai KDKMP Tamanmartani yang telah beroperasi selama satu tahun menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Ke depan, koperasi tersebut akan terus dikembangkan, termasuk rencana pembangunan lokasi gerai baru.
“KDKMP Tamanmartani ini sudah berjalan satu tahun. Tinggal menunggu pengembangan lokasi baru yang akan dibangun untuk gerai berikutnya,” katanya.
Menurut Ferry, kolaborasi antara koperasi dan pelaku usaha muda menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem koperasi yang kuat dan berkelanjutan, khususnya melalui KDKMP.
Ia menambahkan, saat ini Presiden Prabowo Subianto tengah mendorong pembangunan sekitar 35.000 KDKMP di seluruh Indonesia sebagai bentuk komitmen memperkuat ekonomi kerakyatan.
“Presiden Prabowo sedang membangun 35 ribu KDKMP di seluruh Indonesia. Ini merupakan komitmen nyata dalam memperkuat ekonomi rakyat,” ujarnya.
Untuk mendukung program tersebut, Kementerian Koperasi juga menyiapkan sumber daya manusia, baik pengawas maupun pengurus koperasi, termasuk melalui proses rekrutmen bagi KDKMP yang akan segera diluncurkan.
“Kami juga tengah menyiapkan rekrutmen SDM untuk KDKMP-KDKMP yang akan diluncurkan dalam waktu dekat,” kata Ferry.
Ia berharap DIY, khususnya Sleman, dapat menjadi daerah percontohan dalam pengembangan KDKMP di tingkat nasional.
“Sebagai orang Jogja, saya berharap Yogyakarta bisa menjadi contoh pengembangan KDKMP. Banyak tokoh koperasi andal berasal dari Jogja, termasuk staf ahli di Kementerian Koperasi. Jogja harus bisa menjadi role model,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua HIPMI DIY Ekawati Rahayu Putri mengatakan peluncuran produk ini merupakan bentuk kolaborasi HIPMI DIY dalam mendukung pasokan kebutuhan di seluruh KDKMP di DIY, terutama untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Produk yang dipasarkan meliputi beras, kecap, telur, serta sejumlah produk lain dari anggota HIPMI DIY,” kata Ekawati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Mayoritas Pengusaha Muda Binaan Pemkot Jogja Belum Stabil
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Pemda DIY Terapkan Empat Strategi Tekan Kemiskinan Jadi 9,16 Persen
- Terkendala Modal, Rencana BUMD Aneka Usaha Gunungkidul Tertunda
- Hasto Dukung Gagasan Gentengisasi Prabowo, Bedah 200 Rumah Tahun Ini
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo Sabtu 7 Februari 2026, Cek di Sini
- Ribuan Peserta PBI JKN Dinonaktifkan, Bupati Sleman Alihkan ke APBD
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 7 Februari 2026, Lengkap dari Palur-Tugu
- Dinsos Sleman Fasilitasi Puluhan Dokumen Kependudukan Warga Marginal
Advertisement
Advertisement



