Advertisement
Prabowo Apresiasi Peran NU Jaga Perdamaian Bangsa di Harlah Satu Abad
Presiden Prabowo
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi mendalam kepada Nahdlatul Ulama (NU) atas kontribusinya dalam menjaga perdamaian, stabilitas nasional, serta kerukunan kehidupan berbangsa di Indonesia. Penghargaan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Mujahadah Kubro dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) Satu Abad NU di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu.
Dalam sambutannya, Presiden secara khusus menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh elemen NU, mulai dari para kiai, ulama, hingga warga Nahdliyin, atas peran aktif mereka dalam merawat kedamaian dan stabilitas Republik Indonesia.
Advertisement
"Terima kasih Nahdlatul Ulama, terima kasih para kiai, para ulama, terima kasih seluruh Nahdliyin semuanya keluarga besar Nahdlatul Ulama, terima kasih atas peran NU menjaga kedamaian dan stabilitas di Republik Indonesia," kata Presiden.
Prabowo menilai NU memiliki posisi strategis dalam menjaga kerukunan kehidupan berbangsa dan bernegara di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Menurutnya, kiprah NU selama ini telah menjadi penopang penting persatuan nasional.
Presiden juga berharap organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia tersebut dapat terus memperluas kontribusinya, khususnya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat persatuan, serta menjaga kedamaian nasional.
"Semoga Nahdlatul ulama semakin besar kiprahnya dalam mencerdaskan, menyejahterakan, menyatukan, dan menjaga kedamaian dalam kehidupan bangsa Indonesia," ujarnya.
Selain menyoroti peran kebangsaan NU, Presiden Prabowo turut mengapresiasi teladan NU dalam menjaga toleransi antarumat beragama. Ia menyinggung keterlibatan sejumlah gereja di Kota Malang yang ikut berpartisipasi menyukseskan pelaksanaan Mujahadah Kubro peringatan satu abad NU.
"Ini luar biasa. Ajaran tokoh-tokoh NU dari dulu termasuk Gus Dur selalu mengajarkan kepada kita NU akan selalu yang menjaga kedamaian di bangsa Indonesia dan akan selalu menjaga semua umat, semua agama tanpa pandang bulu. Kita mungkin berbeda tapi kita harus hidup dalam kerukunan," kata Prabowo.
"Terima kasih Nahdlatul ulama yang selalu setia menjaga martabat bangsa Indonesia," ucapnya.
Mujahadah Kubro yang digelar pada 7–8 Februari 2026 tersebut menjadi puncak rangkaian peringatan Harlah Satu Abad NU yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. Kegiatan akbar ini diperkirakan dihadiri sekitar 105 ribu jamaah.
Jumlah tersebut terdiri atas 77.541 peserta dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Timur serta sekitar 27.000 warga Muslimat NU. Para jamaah tercatat menggunakan 1.183 unit bus, 6.465 mobil, dan 5.413 sepeda motor untuk menghadiri acara tersebut. Mujahadah Kubro juga dihadiri jajaran Kabinet Merah Putih, para ulama dan kiai karismatik, Pengurus Besar NU, Pengurus Wilayah NU Jawa Timur, serta puluhan ribu warga Nahdliyin dari berbagai daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
Advertisement
Mudik Lebaran 2026: Penumpang Terminal Giwangan Jogja Naik 15 Persen
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Konsumsi Multivitamin Harian Berpotensi Memperlambat Penuaan
- Pantauan Jalur Selatan Jateng Pemudik Mulai Padati Simpang Wangon
- Anggaran MBG Tembus Rp19 Triliun per Bulan, Ini Datanya
- AS Tarik 2.000 Marinir dari Jepang, Perkuat Serangan Lawan Iran
- Pamit Bukber, Remaja Ditemukan Tewas di Jalur Ngobaran Gunungkidul
- Teror Aktivis KontraS, Peradi Minta Jaminan Keamanan bagi Penggiat HAM
- BMKG Sebut Kemarau 2026 Lebih Kering, Wilayah Jateng Diminta Siaga
Advertisement
Advertisement







