Advertisement
Arab Saudi Izinkan RI Bangun Kampung Haji di Mekkah, Prabowo: Sejarah
Jemaah haji / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, MALANG—Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memberikan kehormatan khusus kepada Indonesia dengan mengizinkan kepemilikan lahan di Kota Suci Mekkah untuk pembangunan Kampung Haji Indonesia. Presiden Prabowo Subianto menyebut kebijakan ini sebagai tonggak sejarah baru dalam hubungan Indonesia–Arab Saudi.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Mujahadah Kubro memperingati Hari Lahir Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu.
Advertisement
“Ini adalah pertama kali dalam sejarah pemerintah Kerajaan Saudi mengizinkan bangsa lain memiliki tanah di Kota Suci Mekkah. Saudara-saudara sekalian, mereka sampai mengubah undang-undang mereka khusus untuk memberi penghormatan kepada bangsa Indonesia,” kata Prabowo.
Presiden menjelaskan, lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk pembangunan Kampung Haji Indonesia yang diperuntukkan bagi jamaah haji dan umrah asal Indonesia, guna menjamin ketersediaan hunian yang layak dan pelayanan yang lebih baik.
BACA JUGA
Menurut Prabowo, langkah Indonesia ini juga menjadi pemicu bagi negara-negara lain yang kini mulai mengajukan permohonan serupa kepada pemerintah Arab Saudi.
“Akibat kita, banyak negara lain segera menyusul. Insya Allah Kampung Haji Indonesia adalah yang pertama kali akan kita dirikan,” ujarnya.
Ia menargetkan pembangunan Kampung Haji Indonesia dapat terealisasi dalam kurun waktu sekitar tiga tahun ke depan. Pada tahap awal, proyek tersebut akan menyediakan sekitar seribu kamar dan akan dikembangkan secara bertahap sesuai kebutuhan jamaah.
Prabowo menegaskan komitmennya untuk menghadirkan hunian yang nyaman, aman, dan strategis bagi jamaah Indonesia, sekaligus meningkatkan standar pelayanan selama pelaksanaan ibadah haji dan umrah.
“Nanti dijamin semua jamaah akan mendapat hunian yang layak, tempat yang baik. Tidak usah ragu-ragu lagi, tidak boleh ada macam-macam lagi. Pelayanannya akan terbaik, dan saya bertekad menurunkan biaya haji untuk rakyat Indonesia,” tegasnya.
Mujahadah Kubro yang digelar pada 7–8 Februari 2026 tersebut merupakan puncak rangkaian peringatan Harlah Satu Abad NU yang diselenggarakan oleh PW NU Jawa Timur.
Acara ini diperkirakan dihadiri sekitar 105 ribu jamaah, terdiri atas 77.541 orang dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama se-Jawa Timur dan sekitar 27.000 warga Muslimat NU. Ribuan peserta tersebut datang menggunakan 1.183 bus, 6.465 mobil, serta 5.413 sepeda motor.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Kabinet Merah Putih, para ulama dan kiai karismatik, Pengurus Besar NU, Pengurus Wilayah NU Jawa Timur, serta puluhan ribu warga Nahdliyin dari berbagai daerah di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Tebing Tanjakan Clongop Longsor Lagi, Akses Gunungkidul-Klaten Putus
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Anak Balita Tiba-Tiba Menolak Makan, Ini Penyebabnya
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
Advertisement
Advertisement





