Advertisement
Pesta Tahun Baru di Filipina Diserang Granat, 22 Orang Luka
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Sedikitnya 22 orang terluka akibat serangan granat saat pesta Tahun Baru di wilayah Cotabato, Filipina Selatan, pada Rabu (31/12/2025).
Melansir laporan Reuters, Kepolisian Matalam mengungkapkan insiden tersebut terjadi di Barangay Dalapitan sesaat setelah tengah malam waktu setempat. Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, dua orang pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor secara tiba-tiba melemparkan bahan peledak ke arah warga yang sedang berpesta di pinggir jalan.
Advertisement
Pihak kepolisian meyakini senjata yang digunakan adalah jenis granat tangan. Keyakinan ini didasarkan pada temuan serpihan tajam (shrapnel) yang tersebar di radius lokasi ledakan. Saat ini, tim penyidik tengah melakukan analisis mendalam terhadap rekaman CCTV di sekitar area untuk melacak rute pelarian pelaku.
Gubernur Cotabato, Emmylou Mendoza, mengutuk keras aksi teror tersebut. Ia menegaskan bahwa kekerasan dalam bentuk apa pun tidak memiliki tempat di provinsinya.
BACA JUGA
"Kekerasan tidak punya tempat di provinsi ini," tegas Mendoza dalam pernyataan resminya, Kamis (1/1/2026). Ia telah menginstruksikan kepolisian Matalam untuk bergerak cepat menangkap para pelaku agar dapat diproses secara hukum.
Meskipun ledakan mengakibatkan puluhan orang terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit, otoritas setempat mengonfirmasi bahwa hingga saat ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Pemerintah daerah berkomitmen menanggung seluruh biaya medis dan memberikan dukungan psikologis bagi para korban.
Insiden ini menambah catatan panjang gangguan keamanan di wilayah selatan Filipina. Kawasan ini telah lama menjadi atensi khusus otoritas keamanan karena tingginya aktivitas kelompok bersenjata dan dinamika ketegangan lokal yang kompleks. Serangan di malam tahun baru ini kembali menjadi peringatan penting bagi pemerintah pusat terkait stabilitas keamanan di wilayah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
ASN di DIY Diminta Tinggalkan Kendaraan Pribadi Ketimbang WFA
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kebijakan WFH Final, Menkeu Purbaya Sebut Pengumuman Segera Dilakukan
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- KPK Dalami Pihak Sentral Lain dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Advertisement




