IPK di Bawah 3, Mahasiswa Penerima Beasiswa Sukoharjo Terancam Gugur
Dua penerima beasiswa Sukoharjo terancam gugur karena IPK rendah. Pemkab longgarkan syarat seleksi 2026.
Zulkifli Hasan. /Antara- Dhemas Reviyanto
Harianjogja.com, JAKARTA— Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menilai masa jabatan lima tahun belum memadai untuk merealisasikan seluruh program kerja Presiden Prabowo Subianto. Penilaian tersebut disampaikannya menanggapi isu yang menyebut Prabowo perlu menjabat hingga dua periode.
Zulhas menegaskan PAN sejak awal konsisten memberikan dukungan kepada Prabowo, termasuk pada pemilu-pemilu sebelumnya. Menurut dia, keberlanjutan program strategis pemerintah masih sangat dibutuhkan, terutama program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penguatan ketahanan pangan nasional.
“Saya kok ditanya lagi gimana dukung Pak Prabowo? Lah kok nanya sama saya itu tuh. Saya ini kalah aja 15 tahun, ya kan? Ya kalau sudah seperti ini, tentu untuk merealisasikan program-program Bapak Presiden, lima tahun nggak cukup ya,” ujar Zulhas di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Zulhas yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan menekankan bahwa sektor pangan memiliki peran strategis karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Ia menilai pembangunan ketahanan pangan nasional tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat.
“Pangan itu pertanian, peternakan, nelayan. Sekitar 30 persen rakyat yang paling bawah ada di situ. Jadi ini tugas yang sangat mulia dan tentu tidak cukup dikerjakan hanya dalam lima tahun,” katanya.
Selain itu, Zulhas juga menyoroti besarnya cakupan program Makan Bergizi Gratis yang saat ini menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo. Ia menyebut MBG dirancang untuk menyasar hingga 82,9 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Menurutnya, besarnya target program tersebut menjadi alasan kuat perlunya kesinambungan kepemimpinan agar program berjalan optimal. Karena itu, dukungan terhadap Prabowo dinilainya sebagai sebuah keniscayaan.
“Oleh karena itu kita harus dukung. Kalau kemarin swasembada beras dan karbohidrat, maka tahun ini kita harus mengejar swasembada protein. Kita akan membangun kampung nelayan, bioflok, dan program-program lainnya. Itu semua tentu tidak cukup dalam lima tahun,” tutur Zulhas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Dua penerima beasiswa Sukoharjo terancam gugur karena IPK rendah. Pemkab longgarkan syarat seleksi 2026.
Ahli gizi jelaskan cara memilih susu formula anak, proses produksi, dan pentingnya kualitas gizi untuk tumbuh kembang optimal.
Polresta Jogja gelar Operasi Patuh Progo 2026 selama 14 hari dengan 160 personel. Ini daftar pelanggaran yang jadi sasaran razia.
Realisasi APBN 2026 hingga Mei mencatat belanja Rp1.365 triliun dan defisit Rp180 triliun. Menkeu Purbaya sebut fiskal tetap aman.
Emil Audero tampil gemilang dengan tepis penalti saat Indonesia menang 3-0 atas Oman di SUGBK. Herdman dan Emil beri komentar usai laga.
Jadwal SIM Jogja Juni 2026 lengkap. Layanan SIM keliling, malam minggu, dan MPP di Alun-Alun Kidul Kota Jogja.