Jadwal SIM Keliling Polda DIY Kamis 8 Oktober 2026: di Q Homemart Ringroad Timur
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Kamis 8 Oktober 2026 tersedia di Kalurahan Condongcatur. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Kepala BPOM DIY, Rustyawati (paling kiri) serta Assekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY Tri Saktiyana (tengah) menunjukkan sampel makanan berformalin, Senin (16/12/2019)./Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA—Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) DIY kembali menemukan terinasi dan cumi-cumi kering mengandung formalin.
Kepala BBPOM DIY Rustyawati mengatakan ikan asin berupa terinasi dan cumi-cumi kering yang mengandung formalin ditemukan Gunungkidul, Kota Jogja, Bantul, dan Sleman. Di Pasar Argosari, Wonosari, dari 13 sampel terinasi, cumi asin, dan ikan teri, 23% di antaranya mengandung formalin. Begitu juga dengan di Pasar Kranggan dan Beringharjo, Kota Jogja. Dari 14 sampel, 14% terinasi mengandung formalin. Hal serupa juga ditemukan di Pasar Pakem, Sleman. Dari 20 sampel, 30% terinasi dan cumi asin mengandung formalin berupa. Kemudian di Pasar Piyungan Bantul juga ditemukan satu bungkus sampel terinasi berformalin.
“Kata para penjual, ikan-ikan itu dibeli dari pasar Beringharjo,” katanya di Kepatihan, Senin (16/12/2019).
Setelah ditelusuri, terinasi dan cumi asin tersebut berasal dari Pekalongan, Jawa Timur, dan Solo. BBPOM kemudian kembali melakukan uji laboratorium terhadap produk asal kedua daerah tersebut. Hasilnya ikan dari Pekalongan negatif mengandung formalin. Dengan demikian produk dari Solo dan Jawa Timur yang positif berformalin.
“Kami sudah ketemu dengan penjualnya kami berkoordinasi dan mereka berjanji untuk tidak membeli terinasi yang berformalin,” ucapnya.
Timnya juga sempat menemui empat penjual. Setiap sales memiliki sekitar 90 kilogram produk berformalin tersebut. Penelusuran itu dilakukan dengan waktu sekitar tiga bulan di lima pasar besar di kabupaten dan kota di DIY. Produk makanan berbahaya itu kemudian dimusnahkan di Kantor BBPOM DIY atas kesediaan pemilik barang.
Modus yang digunakan para penjual ikan berformalin ini adalah memberikan sedikit barang kepada penjual. Tetapi secara rutin mereka memasoknya.
Menurut dua, peredaran bahan makanan berformalin di DIY saat ini menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Tahun lalu, BBPOM menemukan sekitar 22% bahan makanan berformalin, tetapi di 2019 ini turun menjadi 16%. Rustyawati mengatakan hal itu berkat pembinaan yang dilakukan berbagai pihak baik dari Pemda DIY dan kabupaten serta kota.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Kamis 8 Oktober 2026 tersedia di Kalurahan Condongcatur. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Kawasaki menyiapkan motor baru untuk 13 Oktober 2026. Sejumlah petunjuk mengarah pada dugaan Versys 900 bermesin empat silinder.
Pelebaran JJLS Parangtritis, Bantul, dimulai dari dua menjadi empat lajur. Simak lokasi proyek dan imbauan keselamatan bagi pengendara.
McKinsey memperkirakan 11 juta pekerja AS perlu pindah profesi pada 2035. Simak sektor yang terdampak dan tantangan mencari pekerjaan baru
Marc Marquez fokus menghadapi balapan utama MotoGP Indonesia 2026 setelah menjuarai sprint race di Sirkuit Mandalika.
Yunani menjadi destinasi honeymoon terpopuler 2027, mengungguli Bali dan Maladewa. Simak daftar 10 destinasi pilihan dunia