Investor RI Borong Tokenisasi Saham AS, SpaceX Paling Diminati
Minat investor Indonesia terhadap tokenisasi saham AS meningkat. SpaceX, Nvidia, Tesla, dan Apple menjadi instrumen favorit.
Ilustrasi transaksi di pasar./Antara
Harianjogja.com, KLATEN — Pemerintah Kabupaten Klaten akan membangun pasar hasil tani di Kecamatan Delanggu pada 2020. Hal itu dilakukan dalam rangka mengembangkan sektor pertanian serta memberi kepastian dari sisi permintaan.
Bupati Klaten Sri Mulyani menyampaikan pihaknya akan membangun pasar pusat hasil pertanian Klaten di Kec. Delanggu pada tahun depan. Dalam prasarana tersebut, sejumlah hasil tanaman yang diperjualbelikan ialah beras, kedelai, jagung.
Adanya pasar terpusat itu memberikan jaminan sisi permintaan bagi petani, sehingga dapat meningkatkan volume produksi. Di sisi lain, hal itu mengukuhkan posisi Klaten sebagai lumbung pangan Jawa Tengah, dan juga nasional.
“Pasar itu akan menjadi pusat penjualan hasil tani dari Klaten, sehingga sisi permintaan terjaga,” ujarnya, Selasa (22/10/2019).
Klaten pun akan berfokus mengembangkan dua varietas padi premium, yakni Rojolele Srinar dan Rojolele Srinuk, mulai dari sisi hulu produksi hingga hilir pemasaran.
Sebagai langkah awal, Sri Mulyani mengarahkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Klaten yang mencapai 11.000 orang, untuk membeli beras Rojolele Srinar dan Rojolele Srinuk pada 2020. Setiap bulan PNS diharapkan membeli 5 ton beras premium tersebut.
Kepala Bappeda Klaten Sunarna, mengatakan sektor pertanian akan menjadi alat utama bagi Pemkab untuk mengatasi masalah kemiskinan, menekan ketimpangan, dan mensejahterakan masyarakat.
Oleh karena itu, pengembangan padi Rojolele Srinar dan Rojolele Srinuk hanya boleh dilakukan di wilayah Klaten. Harga jual produk premium itu berkisar Rp18.000 per kilo gram (kg).
“Tujuannya agar hasil pertanian ini dapat dimanfaatkan betul untuk kesejahteraan masyarakat Klaten. Harapannya, selain memenuhi pasar dalam negeri, beras premium ini bisa untuk ekspor,” paparnya.
Sekretaris Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti Prakoso, menambahkan pihaknya siap membantu visi Klaten sebagai lumbung pangan Jateng dan nasional.
Selain pengembangan varietas padi, ada sejumlah potensi kerja sama lanjutan untuk inovasi tanaman unggul lainnya seperti jagung, kedelai, dan beras ketan.
“Persoalan ketahanan pangan menjadi prioritas pemerintah. Kami siap bekerja sama lebih lanjut dengan Pemkab Klaten dan sejumlah pihak terkait seperti Kementan dan Batan,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
AFC Nations League disiapkan AFC. Simak proyeksi divisi Timnas Indonesia berdasarkan ranking FIFA dan status format kompetisi.
Helm yang terkena hujan jangan langsung disimpan. Simak 3 cara merawat helm agar tidak bau apek, tetap nyaman, dan awet digunakan.
Konser Ed Sheeran di Gillette Stadium pada 25 dan 26 September 2026 dibatalkan karena cuaca buruk. Tiket Ticketmaster akan direfund otomatis.
Profil Rahmat Erwin Abdullah, lifter Indonesia yang meraih emas Asian Games 2026 sekaligus memecahkan dua rekor dunia dengan total 366 kg.
Rahmat Erwin Abdullah meraih emas Asian Games 2026 nomor 75 kg putra dengan total 366 kg. Ia juga mencatatkan rekor dunia lewat angkatan clean and jerk.