402.287 KK Butuh Hunian, 29.000 Unit Apartemen Jakarta Belum Terserap
Backlog hunian Jakarta mencapai 402.287 KK, sementara 29.000 apartemen belum terserap. Pembiayaan dan hunian vertikal jadi solusi.
Sebuah pesawat take-off dari landasan pacu Bandara Polonia yang diselimuti kabut asap di Medan, Sumatra Utara, Selasa (15/02). Bandara tersebut terpaksa menyalakan lampu di sepanjang landasan pada siang hari karena kabut asap yang terjadi akibat kebakaran hutan di Riau. /Bisnis-Andi Rambe
Harianjogja.com, JAKARTA-- Kasus kebakaran hutan masih menjadi ancaman pada musim kemarau di Indonesia. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo meyakini orang-orang yang melakukan pembakaran hutan dan lahan bisa disadarkan untuk tidak kembali melakukan tindakan yang bisa menyebabkan bencana tersebut.
"Saya yakin kita bisa mengajak mereka yang masih membakar di wilayah tertentu untuk sadar. Perlu kerja keras dan semangat serta kerja sama," kata Doni melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (2/8/2019).
Doni mengatakan banyak pendekatan seperti pendekatan sosiologis, antropologis, agama, dan lainnya yang dapat dilakukan untuk menyadarkan semua pihak.
Di sisi lain, pemberdayaan ekonomi juga diperlukan sehingga orang-orang yang selama ini membakar hutan dan lahan tidak melakukan lagi hal yang sama.
"Ada beberapa kelompok masyarakat yang berhasil dalam pemberdayaan ekonomi dan tidak lagi membakar hutan dan lahan," tuturnya.
Menurut Doni, pemerintah daerah perlu hadir di tengah masyarakat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan. Bila perlu pejabat daerah turun langsung ke masyarakat, bahkan tidur di tengah masyarakat.
"Temuilah rakyatmu. Hiduplah bersama mereka. Mulailah dengan apa yang mereka miliki," ujarnya.
Di sisi lain, perguruan tinggi yang ada di berbagai daerah juga bisa dilibatkan untuk berperan pada aspek penelitian dan pengabdian masyarakat sebagai bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi.
Riau menjadi provinsi dengan titik-titik panas kebakaran hutan dan lahan terbanyak di seluruh Indonesia. BNPB bersama BPPT telah mengerahkan 17 helikopter dan satu pesawat teknologi modifikasi cuaca ke provinsi tersebut.
Selain itu, 1.512 personel gabungan dari TNI/Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api dan kementerian/lembaga juga sudah diterjunkan untuk mencegah dan mengatasi kebakaran hutan dan lahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Backlog hunian Jakarta mencapai 402.287 KK, sementara 29.000 apartemen belum terserap. Pembiayaan dan hunian vertikal jadi solusi.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 29 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Timnas basket Indonesia mengalahkan Singapura 80-54 di Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029. Indonesia langsung memimpin Grup C.
BPN DIY memantau kasus dugaan mafia tanah yang menimpa keluarga almarhum Komaridin di Sleman dan telah menyerahkan warkah tanah kepada Polda DIY.
The Jakmania memboikot laga Persija vs Brisbane Roar karena kenaikan harga tiket. Persija mengalihkan tiket jatah suporter ke penjualan umum.
Program Makan Bergizi Gratis atau MBG di DIY diperkuat edukasi gizi. Budi Waljiman mendorong SPPG tak hanya membagikan makanan, tetapi...