Stasiun Lidah Tanah yang Dibangun 1902 Kembali Ramai Penumpang
Stasiun Lidah Tanah yang dibangun pada 1902 melayani 6.047 penumpang hingga Agustus 2026, naik 20% dari rata-rata bulanan 2025.
Kebakaran lahan/hutan - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan memperpanjang operasi modifikasi cuaca di wilayah Provinsi Riau hingga 12 Mei 2025 setelah sebelummya telah dilaksanakan sejak 1 hingga 7 Mei 2025.
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) ini merupakan dukungan penanganan siaga darurat bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau sesuai hasil Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla.
"Operasi yang dipusatkan di Base Ops. Lanud Roesmin Nurjadin, Riau, dilaksanakan oleh BNPB dengan dukungan dari BMKG dan TNI Angkatan Udara," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Kamis.
BACA JUGA: Bila Terbukti Melakukan Karhutla, Menko Polkam Ancam Cabut Izin Usaha Perusahaan
Dalam OMC ini BNPB berperan dalam dukungan armada helikopter water bombing dan OMC, sedangkan BMKG sebagai penyedia data dan informasi berbasis teknologi satelit. Sementara unsur TNI memiliki kewenangan mengatur keamanan wilayah strategis militer.
Dalam operasi pertama, kata dia, satu pesawat Caravan bernomor lambung PK-DPI disiagakan dalam upaya rekayasa cuaca untuk pembasahan lahan gambut dan pengisian embung-embung cadangan air.
"Total jam realisasi terbang OMC tahap I mencapai 15 jam 12 menit dengan total bahan semai sebanyak 5,6 ton Natrium Klorida [NaCl]," kata Abdul Muhari.
Rencana perpanjangan OMC lima hari ke depan dengan mempertimbangkan masih adanya potensi awan hujan yang bisa diturunkan untuk memaksimalkan upaya pembasahan. Hingga Rabu (7/5) terpantau wilayah Provinsi Riau nihil kejadian karhutla. Pantauan udara harian tidak menemukan hot spot di titik rawan potensi risiko karhutla.
BACA JUGA: Selamatkan Lansia Saat Kebakaran, Pemerintah Korea Selatan Beri Penghargaan untuk 3 WNI
Sementara itu BMKG turut mengeluarkan prakiraan cuaca dan peringatan dini untuk wilayah Riau masih berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir pada Kamis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Stasiun Lidah Tanah yang dibangun pada 1902 melayani 6.047 penumpang hingga Agustus 2026, naik 20% dari rata-rata bulanan 2025.
DPRD Kota Jogja mulai mengarahkan tamu kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mengenalkan produk lokal dan mendorong ekonomi masyarakat.
YIA menyalurkan Rp100 juta untuk penanganan stunting 115 balita di Kulonprogo melalui PMT, multivitamin, edukasi, dan ayam petelur.
BPBD Kota Jogja menyiapkan sistem notifikasi banjir langsung ke HP warga melalui jaringan seluler untuk mempercepat peringatan dini.
JJLS Kelok 23 Bantul-Gunungkidul resmi diuji coba 14-20 September 2026. Simak jam buka dan kendaraan yang diperbolehkan melintas.
BPS mencatat harga cabai rawit naik 27,54 persen dan memicu kenaikan IPH di 260 kabupaten/kota pada September 2026.