Gerindra Desak Polri Ungkap Otak di Balik Penyadapan Presiden
Gerindra mendesak Polri mengungkap otak, pemberi perintah, dan pihak yang terlibat dalam kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo.
Foto ilustrasi bendera Amerika Serikat. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Partai Demokrat mencatat sejumlah kemenangan dalam pemilu sela Amerika Serikat (AS) yang berlangsung Selasa (3/11/2026) waktu setempat. Hasil sementara penghitungan suara menunjukkan partai oposisi tersebut berpeluang merebut mayoritas kursi Kongres AS, baik di Senat maupun Dewan Perwakilan Rakyat (House of Representatives).
Berdasarkan laporan BBC yang dilansir Rabu (4/11/2026), Demokrat berhasil merebut satu kursi Senat dari Partai Republik di North Carolina. Mantan Gubernur Roy Cooper mengalahkan kandidat Partai Republik, Michael Whatley, sehingga perolehan kursi Demokrat dalam pemilu sela tersebut menjadi 43.
Kemenangan Cooper menjadi tambahan penting bagi Demokrat dalam upaya memperkuat posisi di majelis tinggi Kongres AS. Namun, sejumlah persaingan ketat di beberapa negara bagian masih belum menghasilkan keputusan akhir.
Demokrat Menang di Sejumlah Negara Bagian
Selain North Carolina, Partai Demokrat juga mempertahankan sejumlah kursi Senat melalui kemenangan para petahana.
Mark Warner di Virginia, Jon Ossoff di Georgia, Cory Booker di New Jersey, Chris Coons di Delaware, Ed Markey di Massachusetts, serta Jack Reed di Rhode Island berhasil memenangkan pemilihan kembali.
Demokrat juga memperoleh kursi dari sejumlah kandidat baru. Di Illinois, Wakil Gubernur Juliana Stratton memenangkan perebutan kursi Senat yang kosong.
Sementara itu, anggota DPR AS dari Partai Demokrat, Chris Pappas, berhasil memenangkan pemilihan di New Hampshire.
Meski mencatat sejumlah kemenangan, Demokrat masih membutuhkan tambahan bersih empat kursi untuk menguasai Senat. Hasil beberapa persaingan di negara bagian lain masih dinantikan untuk memastikan perubahan komposisi majelis tinggi tersebut.
Demokrat Berpeluang Kuasai Senat dan DPR AS
Laporan BBC juga menunjukkan proyeksi bahwa Partai Demokrat berpeluang menguasai mayoritas kursi di Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat. Jika proyeksi tersebut terwujud, Demokrat akan kembali mengendalikan Kongres mulai Januari mendatang.
Kongres merupakan lembaga legislatif AS yang memiliki kewenangan membahas dan mengesahkan undang-undang. Saat ini, mayoritas kursi di kedua kamar parlemen masih dikuasai Partai Republik yang dipimpin Presiden Donald Trump.
Perubahan komposisi tersebut akan memberikan ruang lebih besar bagi Demokrat untuk memperjuangkan rancangan undang-undang sekaligus menghambat agenda kebijakan pemerintahan Trump.
Selain menjalankan fungsi legislasi, penguasaan Kongres juga memungkinkan Demokrat meluncurkan penyelidikan terhadap anggota pemerintahan presiden.
Pergeseran kekuatan politik ini menjadi perkembangan penting bagi AS, terutama ketika Trump memasuki dua tahun terakhir masa jabatannya. Hasil pemilu sela tersebut menjadi momentum bagi Demokrat untuk kembali memperkuat pengaruhnya dalam pemerintahan federal.
Trump Mengaku Siap Bekerja Sama dengan Demokrat
Di tengah hasil pemilu sela yang menunjukkan kemajuan bagi Demokrat, Presiden AS Donald Trump menyatakan kesediaannya menerima hasil pemungutan suara.
Dalam wawancara dengan The New York Times pada Selasa (3/11/2026), Trump juga menyampaikan kemungkinan bekerja sama dengan partai oposisi tersebut.
“Kami akan bekerja sama dengan Partai Demokrat dan, Anda tahu, menantikan kerja sama dengan mereka. Kami mungkin akan menemukan kesepakatan,” demikian pernyataan Trump yang dikutip The New York Times.
Pernyataan itu disampaikan ketika Partai Republik menghadapi kemunduran dalam sejumlah persaingan pemilu. Sementara itu, Demokrat berupaya memanfaatkan hasil pemilu sela untuk memperbesar pengaruh di Kongres dan menentukan arah pembahasan kebijakan selama sisa masa pemerintahan Trump.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Gerindra mendesak Polri mengungkap otak, pemberi perintah, dan pihak yang terlibat dalam kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo.
Sugiono membuka peluang pertemuan pimpinan partai untuk membahas dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Pemda DIY menyiapkan revisi tarif pajak dan retribusi daerah. Penyesuaian PKB hingga sewa fasilitas publik akan mempertimbangkan daya beli warga.
Indonesia menawarkan lima produk wisata unggulan di WTM London 2026 untuk menarik wisatawan Eropa dan memperkuat pasar pariwisata premium.
Pansus DPRD Kota Jogja meminta RIPPARDA 2026–2045 memperkuat keselamatan wisatawan, mitigasi bencana, dan layanan wisata kesehatan.
PAUD/KB Kids Fun Education Boyolali mengadukan SPPG Gagaksipat 5 terkait dugaan keracunan MBG, temuan ulat, dan hasil pemeriksaan laboratorium.