Gerindra Buka Peluang Pertemuan Partai Bahas Penyadapan Prabowo

Akbar Evandio
Akbar Evandio Rabu, 04 November 2026 20:07 WIB
Gerindra Buka Peluang Pertemuan Partai Bahas Penyadapan Prabowo

Sugiono. /Instagram.

Harianjogja.com, JAKARTA— Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono menilai dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto oleh institusi di bawah presiden merupakan bentuk insubordinasi atau pembangkangan. Persoalan penyadapan tersebut juga berpeluang dibahas dalam pertemuan antarsekretaris jenderal maupun pimpinan partai politik.

Sugiono menyampaikan kemungkinan pertemuan tersebut seusai menghadap Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/11/2026). Meski demikian, dia belum mengungkapkan waktu maupun format pertemuan yang akan digelar.

"Ya, bisa jadi. Bisa jadi [akan dilakukan]," ujarnya dikutip Rabu (4/11/2026).

Menurut Sugiono, dugaan penyadapan terhadap kepala negara perlu mendapat perhatian, termasuk dari sisi pengamanan komunikasi dan keamanan siber di lingkungan pemerintahan.

Terkait pihak yang bertanggung jawab menjaga keamanan siber Presiden beserta orang-orang di sekitarnya, Sugiono menyebut Istana Kepresidenan sebenarnya telah memiliki perangkat pengamanan.

"Saya kira perangkat Istana juga sudah ada, ya," katanya.

Dugaan Penyadapan Prabowo Jadi Bahan Evaluasi

Sugiono menilai persoalan tersebut perlu menjadi bahan evaluasi terhadap kebijakan keamanan siber di internasl pemerintah. Dia juga mengingatkan bahwa penyadapan tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena harus memiliki alasan dan melalui proses penyelidikan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Menurutnya, mekanisme penyadapan telah diatur dalam peraturan yang berlaku sehingga pelaksanaannya tidak dapat dilepaskan dari dasar hukum dan prosedur yang jelas.

"Saya kira itu juga jadi bahan evaluasi, ya. Tapi undang-undang yang ada mengatakan bahwa penyadapan ini kan merupakan sesuatu yang tidak mudah, harus ada alasan di balik itu, proses penyelidikan yang dilakukan. Kita akan lihat lagi evaluasi, monitoring," katanya.

Gerindra Pertanyakan Motif Penyadapan Presiden

Lebih jauh, Sugiono mempertanyakan alasan dan tujuan apabila benar terdapat institusi di bawah Presiden yang melakukan penyadapan secara langsung terhadap Prabowo Subianto.

Dia menilai tindakan semacam itu merupakan bentuk pembangkangan terhadap Presiden. Sugiono pun menegaskan pentingnya mengetahui motif di balik dugaan penyadapan tersebut.

"Ya, itu tadi, motifnya apa, niatnya apa? Kenapa ada institusi di bawah Presiden kemudian melakukan penyadapan terhadap Presiden? Itu insubordinasi," tandas Sugiono.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online