Cek Desil BPS Lewat HP, Begini Cara dan Kaitannya dengan Pembelian Pertalite
Cara cek desil BPS lewat HP melalui DTSEN dan Cek Bansos Kemensos serta kaitannya dengan wacana pembatasan pembelian Pertalite.
Suasana di ruang Instalasi Poliklinik Spesialis, RSUD R.T Notopuro Sidoarjo salah rumah sakit tempat dirawatnya ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah, Tanggulangin yang diduga mengalami keracunan usai menyantap porsi Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (1/9/2026). /Bisnis-Julianus Palermo\r\n\r\n
Harianjogja.com, SIDOARJO— Sebanyak 34 santri Pondok Pesantren Manba'ul Hikam, Sidoarjo, masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo setelah mengalami dugaan keracunan makanan. Bupati Sidoarjo Subandi memastikan seluruh santri yang masih dirawat berada dalam kondisi membaik dan sehat.
Subandi menyampaikan kondisi terbaru tersebut seusai mengunjungi para korban di RSI Siti Hajar Sidoarjo, Rabu (2/9). Menurut dia, para santri tersebut diperkirakan sudah dapat kembali ke rumah masing-masing pada Kamis (3/9) pagi.
"Tinggal 34 santri yang masih dirawat di RSI Siti Hajar. Semua sudah dalam keadaan membaik dan sehat," kata Subandi usai mengunjungi korban di RSI Siti Hajar Sidoarjo, Rabu.
Dengan demikian, RSI Siti Hajar menjadi satu-satunya rumah sakit yang masih merawat santri korban dugaan keracunan tersebut. Sementara itu, seluruh santri yang sebelumnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Notopuro Sidoarjo telah diperbolehkan pulang.
Lima santri yang menjalani perawatan di RSUD Notopuro Sidoarjo menjadi kelompok terakhir yang meninggalkan rumah sakit tersebut. Mereka telah pulang ke kediaman masing-masing pada Rabu (2/9) sore.
"Tersisa 34 santri yang sedang di rawat di RSI Siti Hajar saja. Selain itu semua sudah pulang," kata Subandi.
566 Santri Mengalami Gejala Dugaan Keracunan
Kasus dugaan keracunan makanan di Ponpes Manba'ul Hikam terjadi pada Selasa (1/9). Berdasarkan pantauan ANTARA, setidaknya 566 santri mengalami berbagai macam gejala yang mengarah pada dugaan keracunan.
Gejala yang dialami para santri antara lain mual, sakit perut, dan lemas. Penanganan kemudian dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk RSI Siti Hajar dan RSUD Notopuro Sidoarjo.
Perkembangan kasus tersebut juga menunjukkan bahwa dugaan keracunan tidak hanya dialami oleh santri Ponpes Manba'ul Hikam.
Dugaan Keracunan Terjadi di 18 Lembaga Pendidikan
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak pada Rabu (2/9) dini hari menyatakan kejadian dugaan keracunan tersebut juga terjadi di 18 lembaga pendidikan di wilayah Sidoarjo.
Dugaan kejadian tersebut muncul setelah pihak-pihak terkait menyantap menu makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanggulangin Kali Tengah, Sidoarjo, pada Selasa (1/9).
Perkembangan kasus tersebut kemudian diikuti langkah Badan Gizi Nasional (BGN). Pada Rabu (2/9) siang, BGN menerbitkan surat penghentian sementara (suspend) berat terhadap operasional SPPG terkait.
Langkah penghentian sementara tersebut dilakukan ketika penyebab dugaan keracunan masih dalam proses pemeriksaan. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui kondisi makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat.
Hasil Uji Laboratorium Ditunggu
Wakil Koordinator BGN Regional Jawa Timur Teguh Bayu Wibowo mengatakan pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap makanan yang disajikan.
Hasil pemeriksaan tersebut diperkirakan baru dapat diketahui paling cepat dalam waktu satu minggu. Dengan demikian, penyebab dugaan keracunan masih menunggu hasil pengujian laboratorium.
Sementara itu, dari sisi penanganan korban, jumlah santri yang masih menjalani perawatan telah berkurang menjadi 34 orang. Seluruhnya berada di RSI Siti Hajar Sidoarjo dan menurut Bupati Sidoarjo Subandi berada dalam kondisi membaik serta sehat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Cara cek desil BPS lewat HP melalui DTSEN dan Cek Bansos Kemensos serta kaitannya dengan wacana pembatasan pembelian Pertalite.
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 3 September 2026 mulai 05.00 hingga 20.42 WIB. Cek waktu kedatangan di setiap stasiun.
34 santri korban dugaan keracunan di Ponpes Manba'ul Hikam masih dirawat di RSI Siti Hajar dan dijadwalkan pulang Kamis pagi.
Jadwal KRL Jogja-Solo 3 September 2026 tersedia dari Yogyakarta hingga Palur. Cek waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Hasil TKA tahun ini bisa diakses mandiri peserta melalui laman resmi TKA. Kemendikdasmen mengubah mekanisme pengumuman hasil tes.
Asia Tri Jogja 2026 memasuki edisi ke-21 di Sleman dengan tema Embodied Body dan menghadirkan seniman dari empat negara.