91 Warga Malaysia Hilang Kontak, Tim SMART Dikirim ke Nepal
Malaysia mengirim Tim SMART ke Nepal untuk membantu pencarian korban banjir bandang dan menyiapkan bantuan senilai 1 juta dolar AS.
Ilustrasi Ledakan. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA— TNI AD membentuk tim investigasi untuk mengusut penyebab ledakan yang terjadi di Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) TNI di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (16/7/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kronologi serta penyebab pasti insiden yang menewaskan satu prajurit dan melukai enam lainnya.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadisenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan proses investigasi masih berlangsung sehingga pihaknya belum dapat menyampaikan penyebab pasti ledakan.
TNI AD Selidiki Penyebab Ledakan
Donny menjelaskan tim investigasi dibentuk untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap insiden di gudang penyimpanan amunisi tersebut.
"Kami membentuk tim investigasi untuk melakukan pendalaman dan investigasi secara menyeluruh guna mengetahui secara pasti kronologis maupun penyebab insiden tersebut," kata Donny saat jumpa pers di Jakarta, Kamis.
Menurut laporan awal yang diterima TNI AD, ledakan terjadi ketika personel sedang menjalankan prosedur pemeriksaan serta perawatan material amunisi.
"Berdasarkan laporan awal yang kami terima, insiden terjadi saat personel melaksanakan prosedur pemeriksaan dan perawatan materiil munisi di salah satu gudang penyimpanan," ungkapnya.
Penyebab dan Jenis Munisi Masih Didalami
Meski telah menerima laporan awal, Donny menegaskan penyebab utama ledakan masih belum dapat dipastikan.
Ia juga belum bisa menjelaskan jenis amunisi yang diduga menjadi pemicu terjadinya ledakan karena seluruh informasi tersebut masih menjadi bagian dari proses investigasi.
Satu Prajurit Meninggal, Enam Terluka
Akibat ledakan tersebut, satu prajurit TNI dilaporkan meninggal dunia. Selain itu, enam orang lainnya mengalami luka dengan tingkat keparahan yang berbeda, mulai dari luka ringan hingga berat.
"Seluruh korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secara cepat sekaligus melaporkan secara prosedural dan berjenjang," ucapnya.
Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit sesuai prosedur yang berlaku.
TNI AD Minta Publik Tidak Berspekulasi
Saat ini, TNI AD masih menunggu hasil kerja tim investigasi yang telah diterjunkan ke lokasi kejadian di Kabupaten Madiun.
Donny mengimbau masyarakat memberikan ruang kepada tim investigasi agar dapat bekerja secara optimal dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan mengenai penyebab ledakan.
"Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan ruang kepada tim investigasi agar dapat bekerja secara optimal serta menghindari spekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai," kata Donny.
Hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar bagi TNI AD untuk memastikan kronologi maupun penyebab pasti ledakan Gudang Pusat Amunisi di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Malaysia mengirim Tim SMART ke Nepal untuk membantu pencarian korban banjir bandang dan menyiapkan bantuan senilai 1 juta dolar AS.
Inter Milan puncaki klasemen Serie A usai menang 1-0 atas Cagliari. Como kalahkan Napoli 2-1 di San Paolo. Cek hasil lengkap pekan kedua Liga Italia.
Film Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu tayang 24 September 2026. Dibintangi Marsha Timothy dan Fara Shakila, drama keluarga adaptasi Wedding Dress ini mengangkat kisah
OJK telah mencabut izin usaha 12 BPR dan BPRS sepanjang Januari-Agustus 2026. Berikut daftar lengkap bank yang ditutup serta penjelasan mengenai jaminan dana na
9 pekerjaan yang banyak dicari di luar negeri pada 2026, mulai dari caregiver, teknisi, konstruksi, software developer hingga energi terbarukan. Tak semuanya bu
Hasil Liga Inggris 2026/2027 pekan kedua, Manchester United menang 5-2 atas Ipswich Town, sementara Chelsea mengalahkan Brighton 4-3 dan naik ke posisi ketiga.