Rumah Sempat Digeledah, Bobby Adhityo Rizaldi Datangi Gedung KPK
Anggota V BPK RI Bobby Adhityo Rizaldi memenuhi panggilan KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengondisian hasil audit BPK di Kabupaten Muara Enim.
Presiden Prabowo
Harianjogja.com, JAKARTA— Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tetap membuka pintu kerja sama dengan seluruh negara selama kemitraan yang dibangun memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Pernyataan tersebut disampaikan saat meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela secara daring dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/7/2026).
Menurut Prabowo, Indonesia akan terus menjalankan politik luar negeri yang bersahabat tanpa membedakan besar kecilnya kekuatan suatu negara. Pemerintah, kata dia, siap menjalin kemitraan dengan siapa pun yang ingin bekerja sama secara adil dan saling menguntungkan.
"Kita terbuka kepada semua mitra, semua negara yang mau masuk ke Indonesia, mau bermitra dengan Indonesia, mau bekerja dengan saling menguntungkan. Ini sikap kita," kata Presiden Prabowo.
Indonesia Tetap Utamakan Kepentingan Nasional
Di balik sikap terbuka tersebut, Presiden mengingatkan bahwa Indonesia kini merupakan bangsa yang semakin matang sehingga tidak bisa lagi dipandang sebelah mata dalam hubungan internasional.
Prabowo menegaskan seluruh mitra internasional harus memahami bahwa kepemimpinan Indonesia akan selalu mengedepankan kepentingan nasional dalam setiap bentuk kerja sama.
"Tapi, semua pihak juga harus mengerti bahwa Indonesia sekarang sudah dewasa," kata Prabowo.
Ia menambahkan, pemerintah tetap menjaga martabat bangsa dengan memastikan setiap kerja sama internasional dilandasi prinsip saling menghormati dan memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak.
Prabowo Soroti Kerja Keras Rakyat Indonesia
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyinggung masih adanya pihak yang memandang rendah bangsa Indonesia karena dinilai terlalu ramah dan santai. Menurutnya, anggapan tersebut tidak sesuai dengan kenyataan.
Prabowo menilai masyarakat Indonesia merupakan bangsa pekerja keras yang setiap hari berjuang memenuhi kebutuhan hidup. Mulai dari petani, nelayan, hingga masyarakat di berbagai daerah bekerja dengan penuh pengorbanan.
"Rakyat kita berjuang keras dari hari ke hari untuk mencari kehidupan yang layak. Mereka yang berlayar di laut, mencari makan, mencari ikan, itu mempertaruhkan nyawa. Di mana-mana rakyat kita bekerja keras," ujar Presiden Prabowo.
Groundbreaking Blok Masela Dimulai Setelah 27 Tahun
Peresmian groundbreaking LNG Abadi Masela menjadi penanda dimulainya pembangunan nyata salah satu proyek energi terbesar di Indonesia setelah melalui penantian selama 27 tahun.
Proyek Blok Masela diproyeksikan menjadi langkah strategis menuju swasembada gas nasional melalui peningkatan pasokan gas bagi kebutuhan domestik.
Selain memperkuat ketahanan energi nasional, pemanfaatan gas dari Blok Masela juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor gas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Anggota V BPK RI Bobby Adhityo Rizaldi memenuhi panggilan KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengondisian hasil audit BPK di Kabupaten Muara Enim.
Komunitas Ojol Solusi Bantul membagikan paket sembako kepada driver ojol yang sudah tidak bekerja sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian.
Foto Messi menggendong bayi Lamine Yamal pada 2007 kini berujung duel di final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol.
Riset kolaboratif mengungkap budaya Toalean di Sulsel berkembang dari tradisi teknologi batu lokal yang telah bertahan selama 40.000 tahun.
Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Yogyakarta kembali menunjukkan kontribusi nyatanya dalam menjaga kedaulatan pangan regional
SPMB 2026 menunjukkan minat masyarakat terhadap madrasah di Kulonprogo meningkat. MAN 2 Kulonprogo menerima 238 siswa baru.