Hari Ketujuh Pencarian KM Nurul Salsa, Satu Jenazah Ditemukan
Satu jenazah diduga korban KM Nurul Salsa ditemukan di perairan Pulau Pamulikang, Pangkep. Operasi SAR hari ketujuh masih mencari 17 korban lainnya.
Foto ilustrasi radar pesawat. - Freepik
Harianjogja.com, MALANG—TNI Angkatan Udara (TNI AU) menggelar simulasi penanganan ancaman bom pesawat untuk menguji kesiapsiagaan personel menghadapi potensi aksi teror penerbangan. Latihan ini berlangsung dalam Latihan Kesiagaan I Kodau II "Sikatan Daya" 2026 di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (3/6) tersebut dirancang dengan skenario darurat penerbangan yang melibatkan ancaman bahan peledak di dalam pesawat. Simulasi dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan kemampuan personel dalam menjalankan prosedur pengamanan sesuai standar yang berlaku.
Dalam siaran pers resmi Dinas Penerangan TNI AU yang disampaikan pada Sabtu, dijelaskan bahwa latihan tersebut menitikberatkan pada penanganan ancaman bom pesawat melalui rangkaian simulasi yang dibuat menyerupai kondisi nyata.
"Skenario latihan diawali saat Air Traffic Control (ATC) Lanud Abdulrachman Saleh menerima informasi dari Radar Surabaya mengenai ancaman bom terhadap pesawat Cassa 212 registrasi PK-ABD," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana saat dikonfirmasi di Jakarta.
Setelah menerima laporan tersebut, petugas ATC mengarahkan pesawat untuk melakukan pendaratan darurat di Lanud Abdulrachman Saleh. Sesaat setelah pesawat mendarat, Komandan Lanud Abdulrachman Saleh menginstruksikan pelaksanaan pengamanan pangkalan sekaligus evakuasi seluruh penumpang dan awak pesawat sesuai prosedur operasional yang telah ditetapkan.
"Personel Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) dan Pomau segera mengamankan area sekitar pesawat, sementara tim K-9 dan Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) melaksanakan pemeriksaan menyeluruh," terang dia.
Dalam proses penyisiran, tim menemukan sebuah tas yang dicurigai sebagai sumber ancaman. Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh tim Jihandak dengan menjalankan prosedur Explosive Ordnance Disposal (EOD) guna mengamankan benda mencurigakan itu.
"Objek kemudian dipindahkan menggunakan drum trailer menuju area demolisi sebelum dimusnahkan sesuai standar keamanan yang berlaku," jelas I Nyoman.
Menurut I Nyoman, seluruh tahapan simulasi berjalan aman dan sesuai prosedur. Melalui latihan kesiapsiagaan ini, TNI AU berupaya memperkuat kemampuan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan aksi teror, termasuk ancaman bom pesawat yang berpotensi mengganggu keamanan penerbangan, keselamatan masyarakat, dan stabilitas negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Satu jenazah diduga korban KM Nurul Salsa ditemukan di perairan Pulau Pamulikang, Pangkep. Operasi SAR hari ketujuh masih mencari 17 korban lainnya.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif dan ditutup melemah di kisaran Rp17.940-Rp18.000 per dolar AS.
Pakar UGM menjelaskan autoimun dipengaruhi genetik dan lingkungan. Stres, kelelahan, serta paparan matahari berlebih dapat memperparah kondisi.
KPK menduga Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini memakai Rp2,25 miliar hasil korupsi untuk membeli saham RS SSM dan masih mendalami aliran dananya.
Selamat pagi dari Harianjogja.com. Semangat mengawali hari dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Rabu 22 Juli 2026. Simak jam keberangkatan pulang pergi dan tarif hanya Rp12.000.