Advertisement
RS Polri Ungkap Identitas Tiga Korban Jatuhnya PK-LQP
Tim National Transportation Safety Committee Amerika Serikat Bantu KNKT Investigasi Jatuhnya Lion Air JT 610 - Okezone/Badriyanto
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polri Tingkat I Raden Said Sukanto Kramat Jati Brigadir Jenderal Polisi Musyafak mengungkapkan identitas tiga korban pesawat Lion Air penerbangan JT-610 registrasi pesawat PK-LQP diketahui berdasarkan hasil rekonsiliasi, Selasa (13/11/2018).
Tiga korban itu, yaitu jenazah nomor postmortem 002M atas nama Adonia Magdiel Bongkal, laki-laki, usia 52 tahun, teridentifikasi melalui DNA dari kantong jenazah nomor DVI/00/Lion Tj Priok/002.
Advertisement
Kemudian,jenazah nomor postmortem 001 atas nama Alfiani Hidayatul Solikah, perempuan usia 19 tahun, teridentifikasi melalui DNA dari kantong jenazah nomor DVI/00/Lion Tj. Priok/001.
Selanjutnya jenazah dengan nomor postmortem 0019B atas nama Andrea Manfredi, laki-laki, warga negara Italia, teridentifikasi melalui DNA dari kantong jenazah nomor DVI/00/Lion Tj Priok/0019.
BACA JUGA
Dengan begitu, total penumpang yang berhasil teridentifikasi oleh tim DVI hingga hari ke-16 sejak pesawat Lion Air PK-LQP JT 610 jatuh di Tanjung Pakis, Karawang,Jawa Barat menjadi 85 orang, terdiri atas 64 orang laki-laki, dan 21 perempuan.
Brigjen Polisi Musyafak mengakui proses identifikasi lebih terfokus pada pemeriksaan DNA. Pernyataan itu dibuktikan dengan dalam dua hari terakhir, enam penumpang berhasil diketahui melalui hasil periksa DNA. Kepala RS Polri itu menjelaskan, pihaknya sudah berhenti menerima kantong jenazah sejak Sabtu (10/11/2018). Alhasil, tim DVI RS Polri pun hanya dapat memeriksa 666 sampel DNA dan belasan sidik jari yang diperoleh dari 195 kantong jenazah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pendaftaran Calon Pimpinan OJK Dibuka, Begini Tahapan dan Syaratnya
- DKPP Pecat Tiga Anggota KPU karena Pelanggaran Kode Etik
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
Advertisement
Ruang Kolaboratif Baru GIK UGM, Jadi Simpul Ide dan Inovasi Mahasiswa
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Kemenhub Ungkap Kronologi Penembakan Pesawat di Boven Digoel
- Polresta Jogja Pastikan Mahasiswi Korban Jambret Tak Dipidana
- Polisi Tangkap Influencer Jaksel Produksi Ganja dari Dark Web
- Waspada Sinkhole Situjuah, Ini 11 Tanda Awalnya
- Lagi, Pohon Beringin Tumbang di Makam Raja Mataram Kotagede
- Hasil Sementara ACL Two: Persib Tertinggal 0-1 dari Ratchaburi
- PBTY XXI 2026 Hadir Saat Ramadan, 172 Stand Kuliner di Ketandan
Advertisement
Advertisement







