Advertisement
Rusia Klaim Bebaskan Sebagian Kota Bakhmut & Hancurkan Bengkel Jet Ukraina
Asap terlihat dalam rekaman drone Bakhmut di tengah serangan Rusia ke Ukraina, dalam tangkapan layar dari video selebaran yang dirilis pada 15 April 2023. Adam Tactic Group - Handout via REUTERS.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Rusia mengklaim berhasil membebaskan sebagian barat kota Bakhmut di Ukraina Timur.
Laporan terbaru Kementerian Pertahanan Rusia menyebutkan bahwa pertempuran sengit terus berlangsung. Satuan Pasukan Lintas Udara Rusia berjibaku mendukung gerakan detasemen penyerangan Rusia untuk merebut pinggiran utara dan selatan Bakhmut.
Advertisement
“Demi kepentingan pasukan di daerah ini, pesawat tempur Rusia melakukan enam serangan mendadak dan 72 kali misi tembakan artileri,” tulis laporan Kemhan Rusia, mengutip Bisnis.com-jaringan Harianjogja.com, Senin (24/4/2023).
Sementara itu, kombinasi serangan penerbangan operasional-taktis militer dan tembakan artileri dari pasukan "Selatan" Rusia mengalahkan pasukan cadangan Ukraina di wilayah pemukiman Grigorovka dan Kalinin, Donetsk.
Sedangkan di pemukiman Serebryanka dan Veseleye, Rusia menghancurkan gudang amunisi Angkatan Bersenjata Ukraina.
Rusia mengklaim bahwa rentetan serangan yang berlangsung di sejumlah titik pertempuran tersebut telah menewaskan hingga 200 prajurit Ukraina serta menghancurkan sebuah kendaraan tempur infanteri, 4 kendaraan tempur lapis baja, 8 kendaraan howitzer D-20, serta peluncur roket ganda Grad.
Adapun penerbangan operasional-taktis militer, pasukan rudal dan artileri Rusia mengalahkan unit artileri ke-84 Angkatan Bersenjata Ukraina di 118 distrik.
Baca juga: Lebaran, Jukir dan PKL Jogja Jangan Nuthuk Harga
Serangan Rusia juga berhasil menghantam bengkel industri penerbangan dan tempat perbaikan jet tempur Ukraina di sekitar kota Kharkiv.
Selama 24 jam terakhir, sistem pertahanan udara mencegat satu rudal operasional-taktis Ukraina Grom-2, serta tiga roket dari sistem roket peluncuran ganda HIMARS, termasuk 9 kendaraan udara tak berawak Ukraina.
Rusia mengklaim bahwa sejak peperangan berlangsung sebanyak 411 pesawat, 228 helikopter, 3.796 kendaraan udara tak berawak, 415 sistem rudal antipesawat, 8.809 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 1.093 sistem peluncuran roket, 4.642 artileri dan mortir, serta 9.699 unit kendaraan militer khusus Ukraina hancur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Longsor dan Pergerakan Tanah Terjang Tiga Kecamatan di Bogor
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
Advertisement
Kejari Sleman Terbitkan SKP2, Begini Kata Kuasa Hukum dan Hogiminaya
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Kaesang Tekankan Penguatan Struktur PSI Demi Target Pemilu 2029
- Antisipasi Cuaca Ekstrem, Bantul Siapkan BTT untuk Bencana
- Normalisasi Sungai Pascabanjir Padang Dikebut, Dikerjakan 24 Jam
- PPATK Terima 43,7 Juta Laporan 2025, Transaksi Judi Masih Dominan
- Rapat Pleno PBNU Pulihkan Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum
- KPK Kantongi Hasil Audit Kerugian Negara Proyek Gedung Pemkab Lamongan
- KRL Jogja-Solo Normal, Ini Jadwal Lengkap Perjalanan Jumat 30 Januari
Advertisement
Advertisement



