Advertisement
Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
Pemandangan sejumlah pusat perbelanjaan di distrik belanja Orchard Road di Singapura. Foto diambil 2 Juni 2016. /Reuters - Edgar Su
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA— Pemerintah Singapura memperketat langkah pencegahan masuknya virus Nipah dengan meningkatkan pemeriksaan kesehatan di Bandara Changi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemantauan suhu tubuh penumpang di pintu kedatangan internasional.
Badan Penyakit Menular Singapura atau Communicable Diseases Agency (CDA) menyampaikan bahwa peringatan kesehatan juga akan disebarkan di berbagai titik masuk negara tersebut. Imbauan diberikan kepada pelancong yang baru tiba agar segera mencari bantuan medis apabila merasa tidak sehat setelah bepergian.
Advertisement
Selain itu, panduan pencegahan kesehatan juga diberikan kepada penumpang yang akan berangkat ke luar negeri, guna meminimalkan risiko penularan penyakit menular.
“Kami mengimbau pelancong masuk untuk segera memeriksakan diri jika mengalami gejala sakit setelah perjalanan, serta memberikan edukasi kesehatan bagi pelancong keluar terkait langkah pencegahan,” demikian pernyataan CDA pada Rabu (28/1/2026), sebagaimana dilaporkan kantor berita Xinhua.
BACA JUGA
Tak hanya di sektor perjalanan internasional, Kementerian Tenaga Kerja Singapura turut meningkatkan pengawasan terhadap pekerja migran yang baru tiba dari kawasan Asia Selatan, wilayah yang dinilai memiliki potensi risiko lebih tinggi terhadap penularan virus Nipah.
CDA menjelaskan bahwa penularan virus Nipah hingga kini diyakini terutama terjadi melalui kontak langsung dengan kelelawar, atau konsumsi getah pohon kurma serta buah-buahan yang terkontaminasi oleh hewan tersebut.
Meski demikian, Singapura menyatakan belum menemukan keberadaan virus Nipah di dalam negeri. Program pemantauan hayati atau bio-surveillance terhadap populasi kelelawar yang telah dilakukan secara berkelanjutan sejak 2011 belum mendeteksi adanya virus tersebut.
Langkah-langkah pencegahan ini dilakukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan nasional menghadapi potensi ancaman penyakit menular lintas negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Percepatan Layanan, Ini Daftarnya
- Korut Kecam Jepang soal Denuklirisasi, Ketegangan Meningkat
- Dapur MBG di Ngawi Meledak Timbulkan Luka Bakar, Diselidiki Labfor
- Pelecehan Seksual di FHUI Jadi Alarm Serius, Simak Kronologinya
- Kemarau Lebih Kering Tahun Ini, Intai Cadangan Air Tanah
Advertisement
Pemkab Gunungkidul Akan Bangun TPR Pantai Senilai Rp2,6 Miliar
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Peta Mobil Terlaris Bergeser di Kuartal 1 2026, Ini Daftarnya
- Remaja Tewas di Arteri Madukoro Seusai Tabrak Lari Malam Hari
- Update WhatsApp iPhone Bikin Chat dan Foto Lebih Mudah
- Dapur MBG di Ngawi Meledak Timbulkan Luka Bakar, Diselidiki Labfor
- Kebakaran BYD di China Picu Kekhawatiran, Ini Risiko EV
- Kelok 23 Punya View Laut, Disiapkan Jadi Destinasi Baru
- 93 Persen Anak Alami Karies, Orang Tua Diminta Waspada
Advertisement
Advertisement








