Advertisement
Kaesang Tekankan Penguatan Struktur PSI Demi Target Pemilu 2029
Kaesang Pangarep / Instagram
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menegaskan bahwa penguatan dan penataan ulang struktur partai menjadi kunci utama bagi PSI untuk bersaing dan meraih kemenangan pada Pemilu 2029 mendatang.
Penegasan tersebut disampaikan Kaesang saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan. Dalam forum strategis itu, Kaesang menyoroti pentingnya restrukturisasi partai yang dapat diukur secara nyata, bukan sekadar laporan normatif yang minim substansi.
Advertisement
Ketua Bidang Komunikasi Publik DPP PSI Faldo Maldini menjelaskan, Kaesang menaruh perhatian besar pada kekuatan struktur organisasi sebagai fondasi kemenangan elektoral.
“Mas Kaesang menegaskan kembali bahwa pentingnya partai memiliki struktur yang kuat. Jadi, langkah ini sangat logis, ya,” kata Faldo dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta, Kamis.
BACA JUGA
Menurut Faldo, cara pandang Kaesang sebagai ketua umum berangkat dari logika politik yang sederhana namun tegas, yakni kemenangan pemilu tidak mungkin diraih tanpa struktur partai yang jelas, solid, dan bekerja secara nyata hingga tingkat bawah.
Tanpa dukungan struktur organisasi yang tertata rapi dan berfungsi optimal, Faldo menilai mustahil bagi sebuah partai politik meraih hasil maksimal dalam Pemilu 2029.
Dalam kesempatan yang sama, Kaesang juga secara tegas menyatakan penolakannya terhadap praktik laporan ABS (asal bos senang) yang kerap terjadi dalam dinamika organisasi. Ia meminta seluruh jajaran partai menyampaikan kondisi sebenarnya di lapangan.
Faldo menambahkan, penolakan terhadap praktik ABS menjadi penegasan bahwa kekuatan PSI harus dibangun berdasarkan data dan kinerja yang terukur, bukan sekadar laporan deskriptif yang dibuat untuk menyenangkan pimpinan.
“Makanya beliau juga bilang jangan tipu-tipu asal bos senang karena sesuatu yang namanya struktur itu bisa diukur kuantitatif, bukan deskriptif,” tegasnya.
Faldo menilai pidato Kaesang dalam Rakernas tersebut mencerminkan arah kepemimpinan baru PSI yang ingin membawa partai masuk ke fase transformasi lebih serius. Meski tidak lagi diposisikan sebagai partai baru, PSI dinilai tengah memperkuat fondasi organisasi secara menyeluruh.
Proses transformasi itu, lanjut Faldo, dijalankan di bawah kepemimpinan Ketua Umum terpilih melalui Pemilu Raya internal PSI, yang menempatkan kaderisasi dan penguatan struktur sebagai prioritas utama.
“Alasan kenapa PSI lolos, ya harus ada orangnya, ada strukturnya, ada kadernya dan pengurusnya. Enggak akan mungkin menang sebuah partai kalau tanpa itu semua,” tutur Faldo, menegaskan kembali pesan utama yang disampaikan Kaesang dalam Rakernas tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
- Dampak MBG Akan Dibaca dari Pertumbuhan Otak dan Fisik Anak
Advertisement
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Bantul Siapkan BTT untuk Bencana
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo Kamis 29 Januari 2026
- Bupati Magelang Dorong Optimalisasi PAD Lewat PBB-P2 2026
- AS Blokir Hasil Penjualan Minyak Venezuela Lewat Rekening Khusus
- Belanja Transfer Sepak Bola 2025 Pecahkan Rekor Global
- Cegah PMK pada Ternak, Bupati Gunungkidul Gencarkan Bebersih Kandang
- Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 29 Januari 2026, Tarif Tetap Rp8.000
- Insentif PPh 21 2026 Positif, tetapi Belum Dongkrak Daya Beli
Advertisement
Advertisement



