Advertisement
Hadapi Rusia, Inggris Siapkan Rudal Nightfall untuk Ukraina
Ilustrasi - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Inggris menyiapkan rudal balistik canggih Nightfall untuk Ukraina sebagai respons atas meningkatnya penggunaan rudal hipersonik Rusia dalam konflik yang terus memanas.
Dilansir dari Reuters, Kementerian Pertahanan Inggris meluncurkan kompetisi industri untuk menciptakan rudal balistik taktis darat yang mampu menembus medan perang berisiko tinggi dengan gangguan elektromagnetik berat.
Advertisement
Spesifikasi Mengerikan Rudal "Nightfall"
Rudal ini didesain sebagai senjata mematikan dengan mobilitas tinggi. Berikut adalah spesifikasi kuncinya:
BACA JUGA
- Jangkauan Serang: Lebih dari 500 kilometer.
- Hulu Ledak: Konvensional seberat 200 kilogram.
- Kemampuan Taktis: Shoot-and-scoot (mampu menembakkan beberapa rudal lalu berpindah lokasi dalam hitungan menit untuk menghindari serangan balasan).
- Target Produksi: 10 sistem per bulan dengan biaya maksimal 800.000 poundsterling (sekitar Rp16 miliar) per unit.
Pengumuman Proyek Nightfall muncul sebagai jawaban atas serangan rudal hipersonik "Oreshnik" milik Rusia yang baru-baru ini menghantam wilayah Ukraina dekat perbatasan Polandia. Menteri Pertahanan Inggris, John Healey, menegaskan bahwa tindakan Putin tersebut merupakan eskalasi nyata yang harus dibalas dengan teknologi militer mutakhir.
“Serangan tersebut menunjukkan bagaimana Putin berpikir dia bisa bertindak tanpa hukuman. Alih-alih merundingkan perdamaian, dia justru meningkatkan perang ilegalnya,” ujar Healey mengutip The Independent, Senin (12/1/2026).
Menteri Kesiapan Pertahanan dan Industri Inggris, Luke Pollard, menambahkan bahwa rudal ini bukan hanya tentang pertahanan, tetapi juga memberikan tekanan psikologis dan strategis kepada Moskow.
"Rudal ini akan membuat Ukraina tetap dalam pertempuran dan memberi Rusia satu hal lagi untuk dikhawatirkan," tegas Pollard.
Pemerintah Inggris telah menunjuk tiga tim industri untuk menggarap proyek ini. Masing-masing tim akan menerima kontrak senilai 9 juta poundsterling (sekitar Rp180 miliar). Targetnya, tiga unit rudal pertama harus sudah siap dikirimkan dalam waktu 12 bulan untuk menjalani uji tembak sebelum dikirim ke medan tempur Ukraina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Anak Balita Tiba-Tiba Menolak Makan, Ini Penyebabnya
- Mobil Dinas Dipakai Mudik, Tunjangan ASN Temanggung Langsung Dipangkas
- Kementerian Pertahanan Pastikan Pemberlakuan WFH Karyawan
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
Advertisement
Advertisement








