Advertisement
Relawan GP Mania Bubar, Bukti Jokowi Tingggalkan Ganjar?
HUT KE-50 TAHUN PDI PERJUANGANrnKetua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku Irjen Pol (Purn) Murad Ismail (kiri) berbincang dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kedua kiri) saat perayaan HUT ke-50 PDI Perjuangan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023). HUT ke-50 tahun PDI Perjuangan bertemakan Genggam Tangan Persatuan Dengan Jiwa Gotong Royong dan Semangat Api Perjuangan Nan Tak Kunjung Padam. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat - rwa.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA— Peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro menilai pembubaran relawan Ganjar Pranowo Mania (GP Mania) sebagai tanda Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mulai mengendurkan dukungannya ke Ganjar untuk maju di Pilpres 2024.
Pembubaran ini akan dilakukan oleh Ketua Umum Jokowi Mania (JoMan) Immanuel Ebenezer alias Noel. Bawono mengatakan, Noel sebagai salah satu pemimpin relawan utama Jokowi sejak 2014 kemungkinan besar sudah berbicara dengan presiden terkait pembubaran GP Mania.
Advertisement
“Sangat mungkin pembubaran dari relawan Ganjar Pranowo Mania merupakan cerminan sikap politik dari Presiden Joko Widodo dalam pemilihan presiden mendatang,” ujar Bawono kepada Bisnis-jaringan Harianjogja.com, Rabu (8/2/2023).
Dia menilai, Jokowi sudah mengendurkan ikhtiar politiknya ke Ganjar untuk raih tiket maju di Pilpres 2024 dari PDI Perjuangan (PDIP), sebab tak ada tanda-tanda positif dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Bawono berpendapat, kini semakin kecil peluang Ganjar untuk dicalonkan jadi capres PDIP. Selama ini, memang ada dua nama yang bersaingan jadi capres PDIP, yaitu Ganjar dan Puan Maharani.
BACA JUGA: Libatkan Mahasiswa, Begini Kronologi Klitih di Titik Nol Jogja yang Viral
“[Jokowi] melihat realitas politik di internal PDI Perjuangan, di mana dukungan terhadap Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden 2024 dari ketua umum PDI Perjuangan tidak juga menunjukkan tanda-tanda positif,” ucapnya.
Diberikan sebelumnya, Noel mengatakan pembubaran GP Mania karena mereka memuruskan tak lagi mendukung gubernur Jawa Tengah itu untuk maju jadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024.
“Bubar karena tidak mendukung Ganjar lagi,” ungkap Noel kepada Bisnis, Selasa (7/2/2023).
Dia mengatakan pembubaran resmi GP Mania akan dilakukan pada Kamis (9/2/2023). Noel belum mau membicarakan secara detail alasan pihaknya tak mendukung Ganjar lagi.
Noel hanya menegaskan, alasan lengkapnya akan disampaikan saat konferensi pers pembubaran GP Mania pada Kamis (9/2/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kebijakan Luar Negeri Trump Mengeras, Targetkan Greenland-Iran
- IAGI Ungkap Dua Penyebab Dugaan Sinkhole di Limapuluh Kota
- Indonesia Larang Impor Daging Babi dari Spanyol akibat Wabah ASF
- Bareskrim Selidiki Dugaan Kejahatan Lingkungan di Banjir Bandang Aceh
- Kim Jong Un Klaim Uji Rudal Hipersonik Respons Situasi Global
Advertisement
Pemkab Gunungkidul Bidik PAD Wisata Rp36,4 Miliar pada 2026
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Advertisement
Berita Populer
- Kantor Diduga Scam di Sleman Tutup Usai Penggerebekan Polisi
- Polisi Kerahkan 1.060 Personel Jaga Aksi Buruh Hari Ini di Jakarta
- Pergerakan Tanah Masih Terjadi di Lokasi Sinkhole Situjua Sumbar
- Prabowo Gelar Retret Kabinet di Hambalang, Evaluasi Program Prioritas
- Mulai 2026, Gaji Guru PPPK Bantul Minimal Setara UMK
- Modus Liquid Vape, BNN Ungkap Lab Narkoba Jaringan Global di Ancol
- Demokrat Laporkan Sejumlah Akun di Medsos Terkait Hoaks soal SBY
Advertisement
Advertisement



