Advertisement

Pesan Jokowi ke Partai Golkar Soal Capres-Cawapres

Newswire
Sabtu, 22 Oktober 2022 - 13:47 WIB
Bhekti Suryani
Pesan Jokowi ke Partai Golkar Soal Capres-Cawapres Presiden Joko Widodo (ketiga kanan) berbincang dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (ketiga kiri) dan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (kedua kanan) saat menghadiri acara puncak HUT ke-58 Partai Golkar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (21/10/2022). Perayaan HUT ke-58 Partai Golkar tahun 2022 ini mengusung tema "Golkar Menang Rakyat Sejahtera". ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A - nz

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan kepada Partai Golkar agar berhati-hati dalam menentukan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang diusung pada Pemilu 2024.

"Siapa pun capres dan cawapres yang dipilih harus hati-hati karena menakhodai 273 juta rakyat Indonesia sehingga dalam penentuan capres dan cawapres tadi saya sampaikan hati-hati dengan kalkulasi tidak sembrono," kata Jokowi saat menghadiri acara HUT Ke-58 Partai Golkar di Hall C, Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (21/10/2022) malam.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Jokowi juga menyinggung agar penyelenggaraan Pemilu 2024 tidak mengganggu stabilitas nasional, baik itu ekonomi, keamanan, sosial, dan politik.

"Jangan sampai perhelatan politik nanti di 2024 mengganggu stabilitas ekonomi, stabilitas keamanan, dan stabilitas sosial politik," ujarnya.

kowi menilai bahwa saat ini stabilitas politik sangat penting bagi sebuah negara. Terlebih, di tengah kondisi ketidakpastian global yang melanda seluruh negara dunia.

"Stabilitas keamanan penting bagi sebuah negara karena kondisi global yang tidak pasti, kondisi global yang sulit terkalkulasi, dan kondisi global yang sulit dihitung," tuturnya.

BACA JUGA: Apes! Tancap Gas di Tengah Genangan Air, 2 Pemotor Ini Ambruk

Acara Puncak HUT ke-58 Golkar dihadiri Presiden Joko Widodo bersama sejumlah tokoh Partai Golkar, antara lain Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 sekaligus mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla, serta mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tanjung, dan Aburizal Bakrie.

Advertisement

Hadir pula pimpinan partai politik di antaranya Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum Perindo Hari Tanoesoedibjo, Plt Ketua Umum PPP Mardiono, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Sekjen PKS Abu Bakar Al-Habsyi, dan Sekjen PAN Eddy Soeparno.

 Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan akan melanjutkan program pembangunan yang telah dicanangkan Presiden Jokowi selama dua periode.

"Karena Partai Golkar tahu bagaimana melanjutkan arah pembangunan. Kita komit melanjutkan program Pak Presiden? Sanggup? Alhamdulillah," kata Airlangga dalam acara HUT Ke-58 Partai Golkar di Hall C, Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (21/10/2022).

Advertisement

Airlangga menyebut kebijakan Presiden Jokowi terkait gas dan rem dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional dapat dirasakan masyarakat.

"Berkat arahan Bapak (Presiden Jokowi), kerja sama semua pihak dan disiplin masyarakat dan vaksinasi yang merata maka penularan Covid-19 lebih terkendali," ucapnya.

BACA JUGA: Obat Gagal Ginjal Akut Sudah Ditemukan, Tapi Belum Ada di Indonesia

Begitu pula, dalam hal pemulihan ekonomi yang mengalami tren pertumbuhan ekonomi positif.

Advertisement

 "Pada triwulan kedua, pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,44 persen merupakan angka tertinggi kedua dalam G20 sesudah Arab Saudi," katanya.

Kemudian, lanjut Airlangga, kebijakan Presiden Jokowi dalam hal ketahanan pangan yang mendorong kebijakan "food estate" maupun ketahanan energi yang mendorong kebijakan energi berkelanjutan untuk mengantisipasi krisis keuangan.

"Diantisipasi dengan kebijakan moneter yang didukung dengan kebijakan fiskal dan stabilitas keuangan. Ini untuk meminimalisir risiko di tengah ketidakpastian yang tinggi. pengangguran sudah turun pada level sebelum terjadinya Covid-19," ujarnya.

Advertisement

Indonesia, hari ini ada di persimpangan jalan. Oleh karenanya pembangunan Indonesia ke depan harus melepaskan diri dari jebakan kelas menengah atau "middle income trap".

"Golkar terus mendorong agar denyut perekonomian, usaha mikro kecil menengah tetap tumbuh sebagai penggerak ekonomi di masyarakat,".

Untuk mencapainya, Airlangga menyebut akan memperkuat sumber daya manusia (SDM) Indonesia, termasuk mendorong terciptanya lapangan pekerjaan yang baik dan stabil.

 

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Jelang Pernikahan Kaesang, Warga Purwosari Mlati Pasang Spanduk Sambut Jokowi

Sleman
| Minggu, 04 Desember 2022, 11:17 WIB

Advertisement

alt

Wisata ke Singapura via Batam, Begini Triknya

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 05:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement