Advertisement
Tokoh Pemuda Suku Amungme Ajak Warga Jaga Keamanan Tetap Kondusif
Tokoh Pemuda Suku Amungme, Fransiskus Kemong. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Stabilitas keamanan di Kabupaten Mimika, Papua, kembali disorot sebagai faktor krusial dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Tokoh Pemuda Suku Amungme, Fransiskus Kemong, menegaskan bahwa peran Polri sangat menentukan terciptanya situasi aman dan kondusif yang dibutuhkan masyarakat Mimika.
Dalam konteks dinamika sosial yang kerap muncul, Fransiskus menilai keberadaan aparat keamanan menjadi penyangga utama agar berbagai potensi konflik tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih luas. Ia menyebut, tanpa jaminan keamanan yang stabil, upaya pembangunan berisiko terhambat dan tidak merata.
Advertisement
Menurut Fransiskus, keamanan yang terjaga akan membuka ruang pembangunan yang lebih luas dan inklusif, baik di kawasan pesisir maupun wilayah pegunungan di Tanah Papua. Situasi kondusif memungkinkan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik berjalan efektif serta memberi manfaat langsung bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kedamaian menjadi kunci utama pembangunan. Jika situasi aman dan kondusif, maka pembangunan dapat berjalan lancar dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.
BACA JUGA
Ia menyinggung salah satu konflik sosial yang sempat mencuat di Distrik Kwamki Narama beberapa waktu lalu. Fransiskus menilai konflik tersebut dapat diredam dengan baik berkat pendekatan dialog yang dilakukan secara bersama antara aparat keamanan dan masyarakat setempat, sehingga aktivitas warga kembali normal.
“Pengalaman ini menunjukkan ketika semua pihak, termasuk aparat keamanan dan masyarakat, bekerja sama, maka setiap permasalahan dapat diselesaikan secara damai,” katanya.
Fransiskus menegaskan bahwa aparat keamanan memiliki posisi strategis dalam menjaga ketertiban masyarakat, khususnya di daerah dengan potensi konflik sosial. Ia menilai dukungan masyarakat menjadi elemen penting agar tugas-tugas kepolisian dapat berjalan optimal.
Ia pun mengajak masyarakat Mimika untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah persatuan, serta terus menjaga keharmonisan demi masa depan daerah.
“Amolongo Nimao Witimi Saipa, saya selaku Tokoh Intelektual dan Tokoh Pemuda mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Mimika untuk mendukung dan meningkatkan segala upaya aparat keamanan dalam menjaga kedamaian di tanah ini,” ucapnya.
Dengan terjaganya keamanan dan persatuan, Fransiskus menilai Kabupaten Mimika memiliki peluang besar untuk berkembang secara berkelanjutan, mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terpencil, serta menciptakan kesejahteraan yang dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Mimika.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Diduga Gagal Lepas Landas
- Dugaan Tak Profesional, Tim SIRI Kejagung Periksa Sejumlah Kajari
- BNN Ingatkan Bahaya Whip Pink, Gas Tertawa Bukan untuk Gaya Hidup
- KPK Panggil Gus Alex sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
- Jenazah Pilot ATR 42-500 Andy Dahananto Disambut Haru di Tigaraksa
Advertisement
Jadwal Terbaru KRL Jogja-Solo 28 Januari 2026, Tarif Tetap Rp8.000
Advertisement
Peta Global Situs Warisan Dunia Unesco dari Eropa hingga Asia
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 27 Januari 2026, Tarif Rp8.000
- Penataan Pantai Sepanjang Dinilai Sukses, DPRD Dorong Perluasan
- UMK Bantul Naik, Disnakertrans Intensifkan Pengawasan Perusahaan
- Status Siaga Bencana Gunungkidul Diperpanjang hingga 31 Maret 2026
- BPKH Pastikan Dana Haji 2026 Aman Meski Rupiah Tertekan Dolar AS
- Jadwal KA Bandara YIA Reguler dan Xpress Selasa 27 Januari 2026
- Lonjakan Harga Emas Dorong Minat Investasi Warga DIY Awal 2026
Advertisement
Advertisement



