Advertisement
Angka Covid-19 Meningkat, Satgas Kabupaten Magelang Minta Penerapan Prokes Ditingkatkan
Foto ilustrasi: Petugas memakamkan jenazah di pemakaman khusus COVID-19 di Cipageran, Cimahi, Jawa Barat, Rabu (30/6/2021). - ANTARA FOTO/Novrian Arbi
Advertisement
Harianjogja.com, MAGELANG — Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, meminta semua pihak untuk kembali menegakkan protokol kesehatan dimanapun berada. Hal ini menyusul peningkatan pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Magelang, dalam beberapa hari terakhir.
"Iya betul. Beberapa hari terakhir, kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Magelang, meningkat. Karena itu, kami minta semua pihak untuk kembali menegakkan protokol kesehatan. Salah satunya penggunaan masker," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, dikutip dari laman Pemkab Magelang, Kamis (21/7/2022).
Advertisement
Disebutkan Nanda, penambahan pasien terkonfirmasi Senin kemarin tercatat ada lima orang. Tiga diantaranya dari Kecamatan Mertoyudan dan dua orang dari Mungkid. Sedang pada Selasa (19/7/2022), ada tambahan 9 orang. Lima diantaranya dari Kecamatan Candimulyo, dan satu orang tersebar di Kecamatan Mungkid, Mertoyudan, Muntilan dan Secang.
"Hari ini ada juga dua mutasi data dari Kecamatan Secang dan Candimulyo," sebutnya.
Menurutnya, kenaikan kasus aktif ini sesuai prediksi para ahli. Tak heran jika beberapa waktu lalu, Presiden RI, Joko Widodo juga meminta semua pihak untuk kembali menegakkan protokol kesehatan. Salah satunya memakai masker terutama didalam ruangan. "Hal ini juga kami sampaikan diwilayah ini. Cuci tangan pakai sabun di air mengalir usai bebergian dari luar, juga kami minta diaktifkan lagi. Mencegah lebih baik dari mengobati," tegasnya.
Ditandaskan, bahwa dengan penambahan 9 kasus terkonfirmasi kemarin, jumlah komulatif pasien terkonfirmasi diwilayah ini menjadi 27.375 orang. Rinciannya, 27.156 terkonfirmasi sembuh, 1186 meninggal dan 33 orang dalam penyembuhan. "Sebanyak 33 orang itu, saat ini 30 orang diantaranya menjalani isolasi mandiri dirumah masing-masing. Sedang tiga orang, menjalani perawatan di rumah sakit," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ribuan Dapur MBG Bermasalah Program Gizi Disorot
- Kasus Amsal Berbuntut Panjang, DPR Desak Evaluasi Total Kejari Karo
- Anak Indonesia Nyaris Semua Online, PP Tunas Jadi Benteng Terakhir
- BMKG Turunkan Tim ke Maluku Utara dan Sulut Usai Gempa M 7,6
- Ngaku Tuhan Kedua, Dukun Cabul di Magetan Setubuhi Istri Pasien
Advertisement
WFH ASN Sleman Mulai Dikaji, Layanan Publik Tetap Tatap Muka
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 2 April 2026
- BMKG: Gempa M7,6 Ternate Akibat Sesar Naik, Warga Diminta Jauhi Pantai
- Event Jogja 2 April 2026, dari Tulus hingga Kirab Budaya
- Cicilan Koperasi Desa Kini Ditanggung Negara lewat Dana Daerah
- Gempa Besar Picu Tsunami, Tim SAR Dikerahkan Penuh
- Jadwal Misa Trihari Suci dan Paskah 2026 Paroki se-DIY
- Listrik Padam Hari Ini: Sleman dan Kota Jogja Kena Giliran
Advertisement
Advertisement








