201 Balita Stunting di Kota Magelang Terima Bantuan Pangan
Pemkot Magelang menyalurkan bantuan pangan kepada 201 balita stunting sekaligus mencanangkan Gerakan Stop Boros Pangan.
Konferensi pers penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Magelang, Jumat (11/2/2022)./ Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, MAGELANG—Sebanyak 20 sekolah yang terdiri atas 10 SD dan 10 SMP di Kabupaten Magelang terpapar Covid-19. Meski demikian, kegiatan belajar siswa tetap berjalan sambil terus dievaluasi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Aziz Amin Mujahidin menyebutkan dari 10 SD yang terpapar Covid-19, satu sudah dinyatakan bersih. “Jadi untuk SD saat ini tinggal sembilan sekolah,” katanya dalam konferensi pers penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Magelang, Jumat (11/2/2022).
BACA JUGA: Ada Kenaikan Kasus Corona, Zona Kuning di Gunungkidul Ikut Bertambah
Aziz mengatakan di 20 satuan pendidikan tersebut, ada 17 guru dan tujuh siswa yang positif Covid-19. Dinkes Kabupaten Magelang telah melakukan tracing melalui puskesmas sekitar tempat tinggal pasien. Ia menegaskan kasus ini bukan klaster sekolah. Guru dan siswa terpapar Covid-19 karena pelaku perjalanan. Dua guru dirawat di rumah sakit karena memiliki komorbid sedangkan lainnya isolasi mandiri.
Saat ini, lanjutnya, dari 816 satuan pendidikan di Kabupaten Magelang tingkat SD dan SMP, sebanyak 303 satuan pendidikan telah melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) dan 513 lainnya masih melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Magelang Nanda Cahyadi Pribadi sekolah siswa maupun gurunya positif Covid-19 akan tutup selama lima hari. Anak didiknya tetap melakukan PJJ menggunakan teknologi informasi sambil koordinasi, sterilisasi lingkungan dan testing Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang menyalurkan bantuan pangan kepada 201 balita stunting sekaligus mencanangkan Gerakan Stop Boros Pangan.
Gunung Anak Krakatau tercatat 31 kali erupsi pada Oktober 2026. Meski tiga hari tanpa letusan, statusnya masih Level III atau Siaga.
Kemenhub memantau dampak insiden keamanan Riyadh terhadap penerbangan internasional. Penerbangan langsung Indonesia-Arab Saudi masih normal.
PBB mendesak penyelidikan serangan berulang di Bandara Internasional Riyadh yang dilaporkan menewaskan 13 orang dan melukai 320 lainnya.
Disdikpora DIY menunggu aturan resmi soal wacana siswa tidak otomatis naik kelas mulai 2027 dan menekankan penilaian objektif serta pendampingan belajar.
Uni Eropa dan China menyepakati aturan perdagangan untuk mengendalikan ekspor mobil listrik, mempermudah ekspor tanah jarang, dan menekan defisit dagang.