Ada Jogja, Ini 5 Provinsi dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi per 13 Agustus

Petugas medis memperlihatkan sampel darah pengemudi angkutan umum saat tes cepat (Rapid Test) COVID-19 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (20/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
13 Agustus 2021 20:27 WIB Oktaviano DB Hana News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan jumlah kasus aktif virus Corona atau Covid-19 di Tanah Air mencapai 400.129 kasus per hari ini, Jumat (13/8/2021).

Jumlah itu menurun hingga 12.647 kasus dibandingkan sehari sebelumnya. Kemarin, Kamis (12/8/2021) kasus aktif menurun 13.394 kasus menjadi 412.776 kasus.

Bila diperinci, maka jumlah kasus aktif Covid-19 tertinggi dilaporkan terjadi di Jawa Barat dengan 65.365 kasus aktif. Jawa Timur menyusul dengan 37.706 kasus aktif per hari ini.

Jawa Tengah dan Sumatera Utara berada di urutan berikutnya dengan masing-masing 35.861 kasus dan 27.063 kasus aktif. DI Yogyakarta melengkapi lima provinsi dengan kasus aktif virus Corona tertinggi dengan 26.888 kasus aktif.

Pada hari ini, DKI Jakarta melaporkan 9.453 kasus aktif atau berada di urutan ke-16 di antara provinsi dengan jumlah kasus aktif Covid-19 terbanyak.

Adapun, dengan penurunan total kasus aktif virus Corona tersebut, tren penurunan terus berlanjut sepanjang Agustus 2021.

Sepanjang bulan ini, kasus aktif Covid-19 di Tanah Air terus menurun, kecuali pada Selasa (3/8/2021) yang tercatat bertambah 978 kasus menjadi 524.142 kasus aktif.

BACA JUGA: Ini Penerima Vaksin Covid-19 Tertua di Indonesia, Usianya 100 Tahun

Adapun, pada hari ini, Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan kasus terkonfirmasi positif virus Corona bertambah 30.788 kasus. Dengan penambahan ini, total kasus positif menjadi 3.804.943 kasus.

Pada saat yang sama, kasus sembuh naik 42.003 sehingga secara kumulatif menjadi 3.289.718, dan kasus meninggal 1.432 atau menjadi 115.096 kasus. Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan total spesimen yang diperiksa mencapai 226.031 sampel. 

Sementara itu, sebanyak 53.212.350 dosis vaksin dosis pertama telah disuntikkan kepada penduduk Indonesia, sedangkan dosis kedua kini mencapai 27.228.923 orang.

Sumber : Bisnis.com