Target Vaksinasi 2 Juta Dosis per Hari pada Agustus Diyakini Tercapai

Vaksinasi massal di Pasar Beringharjo, Senin (1/3/2021)-Harian Jogja - Gigih M Hanafi
29 Juli 2021 17:47 WIB Aprianus Doni Tolok News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan optimistis target dua juta vaksinasi Covid-19 per hari pada Agustus 2021 dapat tercapai.

"Dengan target stok vaksin bulan depan yang harus tersedia sebanyak 50 juta dosis, saya kira target 2 juta suntikan vaksin per harinya bisa tercapai pada awal Agustus ini,” tulis Luhut dalam akun Instagram resminya @luhut.pandjaitan, Kamis (29/7/2021).

Adapun, target tersebut merupakan target yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebelumnya, Presiden Jokowi menargetkan suntikan vaksinasi Covid-19 bisa mencapai 1 juta dosis per hari. Kemudian, targetnya meningkat menjadi 2 juta dosis per hari.

Sementara itu, guna mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) dibutuhkan vaksinasi terhadap sekitar 208 juta penduduk Indonesia.

Angka tersebut naik dari sebelumnya 181,5 juta penduduk setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan izin penggunaan vaksin bagi anak usia 12-17 tahun.

Hingga 26 Juli 2021 tercatat telah dilakukan vaksinasi sejumlah 64,13 juta dosis atau suntikan, yang terdiri dari 45,5 juta dosis pertama dan 18,6 juta dosis kedua.

Selain mengakselerasi vaksinasi, Menko Luhut juga mengatakan pemerintah akan menggalakkan tracing, testing, dan treatment (3T) secara lebih masif.

Dia meminta tracing atau pelacakan dan testing dilakukan terhadap minimal delapan orang yang memiliki kontak erat dengan penderita Covid-19.

Dengan penambahan kapasitas testing dan tracing ini, sambungnya, diperkirakan akan terjadi lonjakan jumlah kasus harian positif.

"Saya memohon kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak perlu khawatir karena dengan semakin banyak orang dites dan dilacak maka potensi penularan virus bisa berkurang," katanya.

Lebih lanjut, pasien terkonfirmasi positif dan kontak erat akan dibawa ke tempat isolasi terpusat dengan total 49.000 tempat tidur, obat-obatan, oksigen dan pendukung perawatan lainnya.

Sumber : JIBI/Bisnis.com