Bedah Rumah DIY Melonjak, BSPS 2026 Tembus 3.000 Unit
Program BSPS DIY 2026 melonjak menjadi 3.000 unit rumah. Kementerian PKP memperbesar bantuan bedah rumah untuk mempercepat penanganan RTLH.
Istana Bogor. /ANTARA
Harianjogja.com, BOGOR - Guna mengantisipasi aksi terorisme dan gangguan keamanan lain, pengamanan Istana Kepresidenan Bogor di Jalan H Juanda Kota Bogor ditingkatkan dengan menambah beberapa pos dan pengamanan mobil.
Danrem 061/Suryakencana, Brigjen TNI Achmad Fauzi, di Kota Bogor, Kamis (1/4/2021) mengatakan dalam rangka pengamanan VVIP dan antisipasi aksi terorisme ataupun gangguan keamanan lain, maka pengamanan Istana Bogor dipertebal dengan menambah beberapa pos.
Menurut Achmad Fauzi, pasca-penyerangan di Mabes Polri oleh terduga teroris, maka pengamanan Istana Bogor diperketat, guna mengantisipasi ancaman serupa atau gangguan keamanan lainnya.
Ada sekitar 300 personil TNI dari Kodim 0606 yang disiagakan untuk pengamanan Istana Bogor, obyek vital lainnya, maupun gereja-gereja di Kota Bogor.
Baca juga: Iriana Jokowi Dinobatkan Jadi Wanita Paling Berpengaruh Menurut Iconomics Inspiring Women 2021
Achmad Fauzi menjelaskan, Korem 061/Suryakencana menambah beberapa pos di sekitar Istana. "Ada patroli jalan kaki serta ada patroli bermotor. Kita harus memastikan obyek vital aman. Personil TNI juga juga diturunkan untuk membantu pengamanan gereja," katanya.
Menurut Achmad Fauzi, dirinya sudah menginstruksikan kepada Dandim di bawah koordinasi Korem 061/Suryakencana yakni di Kota dan Kabupaten Bogor, di Kota dan Kabupaten Sukabumi, serta di Kabupaten Cianjur, untuk menjaga obyek vital selalu dalam kondisi kondusif.
Di Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi ada Istana Tenjoresmi, di Cipanas Kabupaten Cianjur ada Istana Cipanas, adalah obyek votal yang perlu ditingkatkan pengamanannya.
Baca juga: 1,1 Juta Orang di Inggris Alami Dampak Jangka Panjang Covid-19
"Saya sudah perintahkan kepada para Dandim termasuk para Danyon, untuk memperkuat pengamanan. Kita harus antisipasi semuanya apakah itu terorisme, gangguan kriminal, maupun gangguan keamanan lain," tegas Fauzi.
Fauzi menambahkan, Korem 061/Suryakencana juga telah menyiapkan pasukan "Ready Force" yang siap diterjunkan kapan pun jika eskalasi gangguan keamanan mengalami peningkatan.
"Pengamanan yang dilakukan mengutamakan pencegahan, tapi jika eskalasi gangguan keamanan meningkat maka disiapkan pengamanan yang siap bergerak," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Program BSPS DIY 2026 melonjak menjadi 3.000 unit rumah. Kementerian PKP memperbesar bantuan bedah rumah untuk mempercepat penanganan RTLH.
Anggota DPRD DIY, Purwanto, mengajak masyarakat berperan aktif dalam upaya penanggulangan stunting.
KPK mengungkap dugaan pemerasan Imigrasi berlangsung sistemis dari daerah hingga pusat dengan nilai dugaan hasil kejahatan mencapai Rp145,5 miliar.
Kelurahan Wirobrajan mematangkan Program Makan Bergizi Gratis untuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui dengan skema distribusi per RW.
YIA menuntaskan 100 persen balik nama sertifikat lahan dengan BPHTB Rp0, memperkuat legalitas aset dan pengembangan kawasan aerotropolis Kulon Progo.
Pemerintah menyiapkan revisi Tarif Batas Atas tiket pesawat dengan skema baru yang mempertimbangkan harga avtur, kurs, dan kebutuhan masyarakat.