1,1 Juta Orang di Inggris Alami Dampak Jangka Panjang Covid-19

Layanan Medis Darurat Praha berjalan saat mereka mengangkut pasien dengan truk ambulans khusus dari rumah sakit yang meluap selama wabah virus corona (Covid-19) di Ceska Lipa, Republik Ceko, Kamis (18/3/2021). - Antara/REUTERS
01 April 2021 20:07 WIB Desyinta Nuraini News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Badan Statistik Nasional (ONS) Britania Raya mengeluarkan laporan terbaru terkait SARS-CoV-2. Dari catatan mereka, sebanyak 1,1 juta mengalami gejala long Covid-19.

Tak hanya long Covid-19, 196.000 orang mengatakan bahwa kemampuan mereka untuk melakukan kegiatan sehari-hari menjadi sangat terbatas.

NHS mendefinisikan long Covid-19 sebagai gejala yang bertahan selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan pasca terinfeksi Covid-19.

"Berapa lama untuk pulih dari Coronavirus berbeda untuk semua orang," kata lembaga itu dalam pernyataannya yang dikutip dari Express UK, Kamis (1/4/2021).

Anehnya, peluang mengembangkan long Covid-19 belum dikaitkan dengan tingkat keparahan dari infeksi awal.

"Orang-orang yang memiliki gejala ringan pada awalnya masih dapat memiliki masalah jangka panjang," tulis Badan Kesehatan Nasional tersebut.

Adapun gejala long Covid-19 menurut catatan NHS diantaranya kelelahan ekstrem, sesak napas, nyeri dada atau sesak, masalah dengan memori dan konsentrasi (kabut otak), kesulitan tidur (insomnia), palpitasi jantung, pusing, nyeri sendi, depresi dan kecemasan, tinnitus. 

Kemudian diare, sakit perut, kehilangan nafsu makan, suhu badan tinggi, batuk, sakit kepala, sakit tenggorokan, perubahan rasa dan aroma, hingga ruam

Sumber : Bisnis.com