Pemerhati Penerbangan: Tes GeNose di Bandara Bakal Picu Lonjakan Penumpang

Calon penumpang kereta api menyerahkan kantong tes deteksi Covid-19 dengan metode GeNose C19 kepada petugas kesehatan untuk diperiksa di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, Senin (15/2/2021). - Antara
30 Maret 2021 14:17 WIB Anitana Widya Puspa News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerhati penerbangan menilai pemerintah terlalu tergesa-gesa dalam menerapkan uji skrining GeNose sebagai syarat perjalanan perjalanan mulai 1 April 2021 dengan risiko adanya lonjakan penumpang memasuki kuartal II/2021.

Pemerhati penerbangan Alvin Lie memperkirakan pada April, terutama pada paruh kedua, terjadi lonjakan pergerakan masyarakat karena pada tahun lalu sudah tidak mudik. Larangan yang dilakukan oleh pemerintah hanya ditujukan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta TNI & Polri, sedangkan masyarakat umum tidak terkena larangan tersebut.

"Semakin saya pikirkan, semakin saya heran. Mengapa pemerintah sedemikian tergesa terapkan GeNose untuk syarat transportasi pada 1 April," ujarnya, Selasa (30/3/2021).

Baca juga: Update Terbaru Merapi 30 Maret 2021: Awan Panas Meluncur Sejauh 1,5 Kilometer

Selain itu, paparnya, pada pekan-pekan awal penerapan pelayanan baru selalu akan terjadi masalah yang tidak terdeteksi sebelumnya. Hal itu bisa terjadi pada aspek sumber daya manusia (SDM), alat kerja, alur pelayanan, maupun pada sisi pengguna pelayanan yang kurang memahami.

Risiko ini dinilainya cukup tinggi. Selain itu, ketersedian jumlah alat GeNose untuk bisa melayani pergerakan pada periode terpadat juga diragukan.

"Saya menilai akan lebih bijak jika penerapan GeNose dilaksanakan setelah Idulfitri. Kasihan pelaksana di lapangan. Mereka yang berhadapan langsung dengan pengguna pelayanan dan sekaligus menghadapi kondisi pergerakan," imbuhnya.

Baca juga: Pelaku Pariwisata Jogja Bersih-Bersih Kawasan Malioboro

Dia berpendapat hal tersebut dengan mempertimbangkan tes GeNose yang hanya berlaku pada hari keberangkatan. Penumpang harus datang lebih awal di bandara untuk tes GeNose kemudian check in, sehingga akan terjadi konsentrasi penumpang di kawasan pelayanan tes GeNose.

Adapun, untuk Antigen & PCR, penumpang bisa tes satu hingga dua hari sebelum keberangkatan, di luar bandara, sehingga diharapkan tidak menambah beban proses di bandara.

Sumber : bisnis.com