Advertisement
32 Peserta KLB Demokrat Sebelumnya Telah Dipecat karena Langgar Pakta Integritas
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti memberikan keterangan pers di kantor DPP Partai Demokrat , Jakarta, Senin (1/2/2021). AHY menyampaikan adanya upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa, di mana gerakan itu melibatkan pejabat penting pemerintahan, yang secara fungsional berada di dalam lingkaran kekuasaan terdekat dengan Presiden Joko Widodo. ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyebut pemilik suara sah pada kongres luar biasa partai itu di Deli Serdang, Sumatera Utara sudah dicopot dari jabatan tersebut sebelum kongres.
Saat konferensi pers secara virtual, AHY menyebutkan bahwa menurut beberapa kesaksian, sejumlah peserta KLB ilegal benar-benar dihadiri oleh 32 mantan ketua DPC yang sudah tidak lagi menjabat pada posisi semua.
Advertisement
“Beberapa peserta KLB ilegal tersebut yang benar-benar hadir di kongres itu adalah 32 mantan ketua DPC yang sudah kami Plt sebelum pelaksanaan kongres tersebut,” katanya, Senin (8/3/2021).
BACA JUGA : AHY dan 33 Ketua DPD Minta Kemenkumham Tolak
Lebih lanjut, dia menuturkan bahwa alasan pencopotan para ketua DPC tersebut karena terbukti melanggar pakta integritas. Pakta tersebut dibuat sendiri oleh para DPC tanpa paksaan.
Adapun, pakta integritas tersebut dibuat sendiri tanpa tekanan dan setia juga patuh dan tunduk pada konstitusi Partai Demokrat dan kepemimpinan partai sesuai hasil kongres 5 Maret 2021.
“Kenapa kami copot dari jabatan itu, karena mereka telah melanggar pakta integritas yang telah mereka buat sendiri tanpa paksaan untuk setia serta patuh dan tunduk pada konstitusi Partai Demokrat dan kepemimpinan Partai Demokrat,” terangnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang Kota Komamobagu, Sulawesi Utara Gerald Piter Runtuthomas menceritakan tentang proses pemilihan ketua umum Partai Demokrat melalui kongres luar biasa di Deli Serdang, pekan lalu.
BACA JUGA : Merespons KLB Abal-abal, AHY & 34 Ketua DPD Demokrat
Gerald merupakan salah satu peserta KLB Demokrat. Dia mengikuti kongres lantaran tergiur iming-iming uang Rp100 juta. Nyatanya dia hanya mendapatkan Rp10 juta dari penyelenggara kongres termasuk Eks Kader Demokrat Nazarudin.
Kata dia dalam proses pemilihan itu, hanya terdapat 32 dewan pimpinan cabang (DPC) yang memiliki suara sah. Angka itu didapatnya setelah melakukan diskusi dengan sejumlah peserta di lokasi kongres.
“Hanya 32 [suara sah] yang saya dapati dari 412 peserta. Ini kan aneh, sedangkan syarat memilih ketua umum dalam kongres itu 2/3 suara sah ketua DPD dan 1/2 ketua DPC,” katanya melalui siaran visual Demokrat, Senin (8/3/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Dituduh Danai Isu Ijazah Jokowi, JK Akan Melapor ke Bareskrim Hari Ini
- IAEA Kecam Serangan Dekat PLTN Iran, Peringatkan Risiko Nuklir
- Serangan AS-Israel Tewaskan 5 Tentara Iran di Ardabil
- Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
Advertisement
Carik Bohol Segera Dipenjara, Kasus Lurah Masih Berlanjut
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Wacana Batas Usia Medsos Picu Kekhawatiran Baru, Ini Kata Pakar
- Mendikdasmen Minta Siswa Tak Terjebak Soal Sulit Tes TKA
- Insiden Anjlok di Bumiayu, Kereta dari Jogja Putar Arah
- Pemkab Bantul Terapkan WFH bagi ASN Mulai Pekan Ini
- Dosen Diarahkan WFH Sehari, Kampus Diminta Atur Jadwal
- Daftar Skuad Bulu Tangkis Indonesia untuk Kejuaraan Asia
- Pagi Panas Sore Hujan, BMKG: Tanda Peralihan Musim Dimulai
Advertisement
Advertisement







