Menkes Sarankan Angpao Imlek Dikirim secara Digital

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin / Youtube Sekretariat Presiden
04 Februari 2021 15:17 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat Konghucu dan Tionghoa menerapkan kebiasaan baru dalam perayaan Imlek pada 12 Februari mendatang. Salah satunya terkait tradisi pembagian angpao melalui transfer.

Pemerintah meminta perayaan Imlek tahun ini dilaksanakan secara sederhana dan menerapkan protokol kesehatan ketat. Agenda pergantian tahun masyarakat Konghucu dan Tionghoa ini disarankan terlaksana secara daring.

BACA JUGA : Riwayat & Makna Pemberian Angpao Saat Imlek

Menkes Budi menerangkan bahwa perayaan Imlek dapat dilaksanakan dengan virtual. Upaya ini agar masyarakat terhindar dari penularan virus Corona (Covid-19). Selain itu, dia juga menyarankan agar pembagian angpao dilakukan secara digital.

“Mengirimkan amplop merah dengan digital. Sekarang sudah sangat mudah jadi cara baru Imlek bagus juga kita lakukannya dengan transfer,” kata Menkes saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (4/2/2021).

Pembagian angpao, lanjut Menkes, juga bisa dilakukan dengan cara mengirim melalui jasa pengiriman barang.

BACA JUGA : JCM Bagi-Bagi Angpao dan Kue Keranjang Gratis

“Kalau masih merasa amplop merahnya ingin dikirimkan juga ke anak, cucu, saudara, teman-teman bisa juga kirim lewat Gojek sekaligus tahun baru ini bisa menyejahterakan teman-teman kita. Amplopnya ada kertas di dalam, nanti [tulis] ‘sebentar lagi akan ditransfer sebesar ini,” tuturnya.

Eks Dirut PT Bank Mandiri (Persero), Tbk. ini menuturkan bahwa atraksi barongsai saat Imlek juga bisa tetap digelar pada perayaan Imlek tahun ini, namun dilakukan secara virtual. Pelaksanaan kegiatan secara virtual juga jamak dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

“Barongsai pun bisa juga ditampilkan di Youtube. Jadi bapak ibu, cara baru Imlek tanpa kehilangan makna Imlek sebagai tahun baru, sebagai harapan baru dan kebetuntungan baru itu saya rasa tetap kita bisa lakukan,” ujarnya.

Meski perayaan Imlek pada tahun ini dianjurkan dilakukan secara virtual, tetapi Menkes meyakini bahwa perayaannya akan tetap meriah.

BACA JUGA : TIONGHOA JOGJA : Angpao Sebagai Tradisi Usir Setan

"Saya yakin perayaan tahun ini akan tetap meriah, tetap bergembira, tetap memberikan banyak harapan baru dan keberuntungan baru bagi masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Konghucu. Sekali lagi selamat Hari Raya Imlek.”

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia