Kenaikan IKI Dinilai Belum Cukup Menandai Bangkitnya Manufaktur
Ekonom Core Indonesia menilai kenaikan IKI menjadi 53,10 pada Juli 2026 belum cukup menjadi tanda pemulihan sektor manufaktur nasional.
Ilustrasi-Tes virus Corona/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Sebuah studi yang diterbitkan di platform pracetak bioRxiv mengindikasikan strain virus Corona asal Afrika Selatan lebih kuat dibandingkan jenis lainnya.
Mereka menyebut strain yang diberi nama 501Y.V2 ini lolos dari antibodi penawar pasien yang pulih dari Covid-19.
Sejauh ini para ilmuan menyatakan strain virus corona asal Afrika tersebut digadang-gadang lebih menular dan dapat menyebabkan beberapa hambatan dalam keefektifan vaksin Covid-19.
BACA JUGA: Pegawai Terpapar Covid-19, Disdukcapil Sleman Batasi Pelayanan
Namun menurut penelitian studi terbaru 501Y.V2 memiliki mutasi pada sembilan bagian protein lonjakannya, yang membuatnya lebih efisien dalam memasuki dan menginfeksi sel manusia.
Melansir dari Times of India, Jumat (22/1/2021), setelah mengambil antibodi penawar dari pasien yang pulih dari Covid-19, para peneliti mengujinya terhadap varian baru. Mereka menyimpulkan bahwa 21 dari 44 sampel tidak memiliki aktivitas penetralan yang terdeteksi terhadap varian ini.
"Virus mutan menunjukkan pelarian substansial atau lengkap dari antibodi penawar dalam plasma pemulihan Covid-19," kata para ilmuan yang melakukan penelitian ini.
Mereka lebih lanjut menyoroti peningkatan kemungkinan infeksi ulang. Meski begitu, penelitian tersebut telah mengklaim bahwa varian baru mungkin menunjukkan penurunan kemanjuran vaksin berbasis lonjakan saat ini.
Strain 501Y.V2 ditemukan di wilayah metropolitan Nelson Mandela Bay di provinsi Eastern Cape, Afrika Selatan.
Strain virus baru ini mencakup mutasi genetik pada protein lonjakan yang dapat menjadi penyebab penyebaran virus secara cepat dan mudah di antara manusia.
Protein lonjakan inilah yang menyebabkan virus corona masuk ke dalam sel manusia. Menurut para ilmuwan, varian tersebut dapat memasuki sel manusia dengan lebih mudah karena tiga mutasi pada reseptor-binding domain (RBD) pada lonjakan glikoprotein virus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Ekonom Core Indonesia menilai kenaikan IKI menjadi 53,10 pada Juli 2026 belum cukup menjadi tanda pemulihan sektor manufaktur nasional.
Basarnas mencari tujuh pendaki yang terjebak di Pos 3 Gunung Nokilalaki, Sigi, Sulteng, setelah kehabisan logistik makanan.
India dan China sepakat mengupayakan penyelesaian sengketa perbatasan serta menjaga perdamaian dan ketenangan di kawasan Himalaya.
Basarnas memusatkan pencarian jurnalis hilang di Sektor X selatan Gunung Anak Krakatau dengan area pencarian mencapai 6.024 NM persegi.
Xi Jinping menyebut China dan India sebagai mitra yang saling menghadirkan peluang, bukan ancaman, saat bertemu Narendra Modi di KTT BRICS.
Wabup Sleman Danang Maharsa meminta perguruan tinggi tak hanya mengejar capaian akademis, tetapi juga mencetak lulusan inovatif.