Novel Baswedan: Calon Kapolri Semoga Berani dan Antikorupsi

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) memberikan keterangan pers terkait tersangka penyiraman penyidik senior KPK, Novel Baswedan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (27/12/2019). - Antara
15 Januari 2021 21:47 WIB Setyo Aji Harjanto News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan melalui akun Twitternya berharap kepada Komjen Listyo Sigit dapat mereformasi internal Polri.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajukan nama Kepala Bareskrim Polri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri ke DPR.

Listyo bakal menggantikan Jenderal Idham Azis yang akan memasuki masa pensiun pada 1 Februari 2021. Listyo juga pernah menangani kasus penyiraman air keras penyidik senior KPK  tersebut.

Baca juga: Gempa Bermagnitudo 6,2 Guncang Mamuju, Sejumlah Bangunan Rusak

Novel berharap Listyo merupakan sosok yang berani dan antikorupsi. Dengan demikian, Listyo dapat membenahi Korps Bhayangkara.

"Semoga Komjen Listyo Sigit, calon tunggal Kapolri adalah pribadi yang berani dan antikorupsi. Sehingga Pak Sigit berani perbaiki Polri," cuit Novel di akun Twitter @nazaqistsha , Jumat (15/1/2021).

Novel mengatakan, saat ini terdapat banyak faksi di tubuh Polri. Alhasil, lanjut dia, pimpinan Polri tak kunjung bisa mereformasi institusinya menjadi lembaga yang dipercaya publik karena saling sandera.

“Banyak faksi di Polri yang sarat kepentingan dan saling menyandera,” ungkapnya.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Berhasil, MTI Prediksi Penumpang Pesawat Meningkat

Seperti diketahui, di bawah kepemimpinan Listyo Sigit, kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan. Meskipun sampai dengan penuntasan perkara tersebut, banyak kalangan menganggap hukuman yang diberikan kepada pelaku tidak setimpal alias terlalu ringan.

Sumber : bisnis.com