Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang di Kroasia Lukai 19 Orang
Tabrakan kereta barang dan penumpang di Kroasia menyebabkan 19 orang terluka. Enam korban mengalami luka serius dan 13 lainnya luka ringan.
Tentara Iran melakukan penjagaan di Selat Hormuz.ist/Antara
Harianjogja.com, WASHINGTON—Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan sejumlah negara siap mengirim kapal perang untuk menjaga jalur pelayaran di Selat Hormuz tetap terbuka di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump melalui unggahan di platform media sosial Truth Social pada Sabtu (14/3/2026). Dalam unggahannya, ia menyebut langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan jalur energi global yang melewati selat strategis tersebut.
“Banyak negara, terutama yang terdampak oleh upaya Iran menutup Selat Hormuz, akan mengirim Kapal Perang, bersama dengan AS, untuk menjaga Selat itu tetap terbuka dan aman,” tulis Trump dalam unggahannya di Truth Social.
Trump juga menegaskan bahwa Amerika Serikat siap mengambil langkah militer jika diperlukan untuk memastikan jalur pelayaran tersebut tetap terbuka.
“AS akan mengebom habis-habisan garis pantai, serta terus menembaki Perahu dan Kapal Iran dari perairan tersebut. Bagaimanapun caranya, kami akan segera membuat Selat Hormuz TERBUKA, AMAN, dan BEBAS!” tulisnya.
Sebelumnya, Trump juga menyampaikan kepada para reporter pada Jumat (13/3/2026) bahwa angkatan laut Amerika Serikat akan segera mengawal kapal-kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz.
“Itu akan segera dilakukan,” ujarnya.
Ketegangan di kawasan tersebut meningkat setelah pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, menyerukan agar penutupan Selat Hormuz terus dilanjutkan. Pernyataan itu disampaikan pada Kamis (12/3/2026).
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia karena sekitar seperlima pasokan minyak global diangkut melalui rute tersebut.
Mojtaba Khamenei juga menyatakan Iran akan membuka front-front baru dalam konflik negaranya dengan Amerika Serikat dan Israel.
Di sisi lain, perwakilan tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Amir Saeid Iravani, menilai situasi yang terjadi di kawasan tersebut merupakan dampak dari tindakan Amerika Serikat.
Pernyataan itu disampaikan Iravani pada Kamis (12/3/2026) dalam menanggapi meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz.
Ia mengatakan bahwa “situasi saat ini di kawasan, termasuk di Selat Hormuz, merupakan ... konsekuensi langsung dari tindakan destabilisasi AS yang melancarkan agresi terhadap Iran dan merusak keamanan kawasan.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tabrakan kereta barang dan penumpang di Kroasia menyebabkan 19 orang terluka. Enam korban mengalami luka serius dan 13 lainnya luka ringan.
Ekspor Indonesia Juli 2026 diproyeksi membaik, tetapi Apindo mengingatkan tekanan biaya produksi masih mengancam pemulihan.
Mendag Budi Santoso menyebut BRICS menyepakati mayoritas substansi perdagangan meski belum mencapai joint statement.
Jelang HUT ke-81 RI, DPRD Bantul mengajak warga mengibarkan Merah Putih dan menjaga kondisi serta pemasangannya.
Pagar SDN Minomartani 2 di Ngaglik, Sleman, roboh saat jalan santai. Sebanyak 10 warga tertimpa dan dilarikan ke tiga rumah sakit.
Seskab Teddy mendorong anak putus sekolah kembali belajar melalui Sekolah Rakyat. Program ini disebut telah memberi akses pendidikan bagi 43.000 anak.