Advertisement
Kecelakaan Beruntun di Jalur Mudik Limbangan Garut Picu Macet 3 Km
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan satu unit bus, minibus, dan truk terjadi di Jalan Raya Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Minggu (15/3/2026) malam.
Peristiwa yang terjadi di jalur utama mudik penghubung Bandung dan Tasikmalaya tersebut mengakibatkan arus lalu lintas tersendat parah di tengah peningkatan volume kendaraan.
Advertisement
Berdasarkan penuturan warga di lokasi kejadian, tabrakan karambol ini berlangsung sekitar pukul 20.30 WIB tepat setelah wilayah Desa Nanjungjaya, Kecamatan Kersamanah, diguyur hujan deras.
Kondisi jalan yang licin diduga menjadi salah satu faktor pemicu kecelakaan yang melibatkan kendaraan dari dua arah berlawanan tersebut.
BACA JUGA
"Iya, tadi kisaran jam setengah sembilan malam, pas hujan deras," ujar Aep, salah seorang pengurus Masjid Babussalam yang berada tepat di area sekitar lokasi kejadian, Minggu malam.
Kecelakaan ini bermula ketika bus PO Maharani yang mengangkut penumpang dari Bali menuju Tasikmalaya terlibat tabrakan dengan minibus dan sebuah truk.
Menurut keterangan sopir cadangan bus, saat insiden terjadi terdapat enam orang penumpang dan tiga awak bus di dalam armada tersebut.
Meskipun benturan cukup keras, seluruh penumpang bus dilaporkan selamat tanpa luka-luka dan langsung dievakuasi ke kendaraan lain guna meneruskan perjalanan ke kota tujuan.
Namun, pengemudi utama bus mengalami cedera pada bagian lutut dan segera dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa selain sopir bus, terdapat dua penumpang minibus yang menderita luka ringan serta dua orang dari pihak truk yang mengalami luka-luka.
Seluruh korban luka telah dievakuasi oleh petugas gabungan agar mendapatkan perawatan yang diperlukan di fasilitas kesehatan terdekat.
Dampak langsung dari musibah ini adalah munculnya kemacetan panjang mencapai 3 kilometer yang mengular dari arah Bandung menuju Tasikmalaya.
Kendaraan pemudik terpaksa melambat karena posisi kendaraan yang terlibat kecelakaan sempat menutup sebagian badan jalan sebelum akhirnya berhasil dipinggirkan oleh petugas.
Hingga berita ini diturunkan, jajaran kepolisian setempat masih bersiaga di lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas serta proses evakuasi bangkai kendaraan.
Para pengguna jalan yang hendak melintasi jalur selatan Jawa Barat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, menjaga jarak aman, dan memperhatikan kecepatan kendaraan terutama saat kondisi cuaca ekstrem di sepanjang jalur mudik tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
Polresta Sleman Telusuri Rekaman CCTV Kasus Dugaan Penculikan di Depok
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jelang Mudik Lebaran, DPUPKP Bantul Perbaiki 21 Ruas Jalan
- Mudik Lebaran 2026: GT Cikampek Utama Tambah 19 Gardu
- Ini Jadwal Buka Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani
- Jadwal KA Bandara YIA 15 Maret 2026: Rute Tugu-YIA dari Pagi
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 15 Maret 2026, Tiket Rp8.000
- Jadwal Bus DAMRI Jogja-YIA 15 Maret 2026, Tarif Rp80.000
- Vokalis Shaggydog Keroncongan di Keroncong Jamming 2026
Advertisement
Advertisement








