Sidang Banding Kasus Chromebook, Nadiem Minta Putusan Dikaji Ulang
Nadiem Makarim menjalani sidang perdana banding kasus Chromebook. Tim kuasa hukum meminta majelis hakim mengkaji ulang putusan pengadilan tingkat pertama.
Asap membubung pasca-serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Selasa (10/3/2026). Berdasarkan data yang dirilis Unit Manajemen Risiko Bencana di Dewan Menteri Lebanon pada Selasa (11/3), jumlah korban tewas akibat serangan Israel yang terus berlanjut di Lebanon meningkat menjadi 570 orang, sementara 1.444 lainnya luka-luka sejak eskalasi dimulai pada 2 Maret. ANTARA FOTO/Xinhua/Bilal Jawich/bar
Harianjogja.com, MOSKOW—Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan sedikitnya 14 tenaga medis tewas akibat serangan terhadap fasilitas layanan kesehatan di Lebanon. Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya konflik bersenjata di kawasan tersebut.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan informasi tersebut melalui unggahan di media sosial X pada Sabtu (15/3/2026). Ia menyebut sebagian besar korban merupakan tenaga kesehatan yang bertugas di pusat layanan kesehatan primer.
“WHO telah mengkonfirmasi bahwa 12 dokter, paramedis, dan perawat tewas dalam serangan tengah malam di pusat layanan kesehatan primer Bourj Qalaouiyeh. Beberapa jam sebelumnya, dua paramedis juga tewas dalam serangan terhadap fasilitas kesehatan di Al Sowana,” kata Ghebreyesus di X.
Ia menambahkan bahwa WHO telah mencatat sedikitnya 27 serangan terhadap layanan kesehatan di Lebanon sejak 2 Maret. Rangkaian serangan tersebut menyebabkan 30 orang tewas serta melukai 35 orang lainnya.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Lebanon juga melaporkan bahwa serangan Israel di wilayah Lebanon telah menewaskan 26 tenaga medis dan melukai lebih dari 50 orang sejak awal Maret.
Secara keseluruhan, konflik yang berlangsung di Lebanon hingga kini telah menewaskan sedikitnya 826 orang, sementara 2.009 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.
Ketegangan di kawasan tersebut meningkat setelah pada 2 Maret sejumlah roket ditembakkan dari wilayah Lebanon ke arah Israel. Kelompok Hizbullah kemudian mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Sebagai respons, militer Israel melancarkan serangan besar-besaran ke sejumlah wilayah berpenduduk di Lebanon, termasuk ibu kota negara tersebut.
Situasi keamanan yang memburuk memicu gelombang pengungsian besar-besaran, dengan ratusan ribu warga Lebanon meninggalkan rumah mereka untuk mencari perlindungan di wilayah yang dinilai lebih aman di dalam negeri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nadiem Makarim menjalani sidang perdana banding kasus Chromebook. Tim kuasa hukum meminta majelis hakim mengkaji ulang putusan pengadilan tingkat pertama.
Belanja pegawai Sleman dalam APBD 2026 masih mencapai 32,36 persen. BKAD menyiapkan strategi pengendalian belanja dan peningkatan PAD untuk memenuhi batas 30.
Pemkab Kulonprogo mengaku kesulitan memenuhi aturan belanja pegawai maksimal 30 persen pada 2027. Belanja pegawai masih 38 persen dan daerah menegaskan tidak
Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG UGM) menorehkan tinta emas di kancah internasional dengan berhasil menduduki peringkat 1 dunia.
Program padat karya Gunungkidul 2026 tersebar di 65 titik dengan anggaran Rp7,5 miliar. Sebanyak 1.976 tenaga kerja lokal ditargetkan terserap mulai Oktober men
Pemain sepak bola Thailand Sofwan Awae tewas tersambar petir saat laga FA Golok Cup. Insiden juga melukai pemain Malaysia dan sembilan orang lainnya.