Advertisement
Jaga Perdamaian Global, Kapolri Ajak Rakyat Dukung Diplomasi Presiden
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. /Antara
Advertisement
Harianjogja.com, PALEMBANG—Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyerukan pentingnya persatuan nasional dalam mendukung langkah strategis Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga perdamaian dunia.
Di tengah eskalasi konflik global yang kian memanas, komitmen pemerintah dalam menavigasi posisi Indonesia sebagai juru damai memerlukan solidaritas penuh dari seluruh elemen masyarakat.
Advertisement
Dalam agenda safari Ramadan yang berlangsung di Mapolda Sumatera Selatan pada Sabtu (7/3/2026), Jenderal Listyo mengungkapkan bahwa Presiden secara intensif telah menghimpun masukan dari berbagai tokoh bangsa.
Mulai dari elite politik, mantan Menteri Luar Negeri, hingga pemuka agama dilibatkan dalam diskusi mendalam guna merumuskan posisi terbaik Indonesia menghadapi gejolak geopolitik saat ini.
BACA JUGA
"Berembuk bersama apa yang harus kita lakukan dan salah satu kuncinya kita harus solid dalam menghadapi situasi saat ini," ujar Kapolri melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu malam.
Secara diplomatik, Listyo menekankan bahwa Presiden Prabowo terus menjalin komunikasi aktif dengan pemimpin negara-negara lain untuk mencari solusi konkret meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah. Indonesia konsisten menyuarakan penghentian kekerasan guna mencegah krisis kemanusiaan yang lebih luas akibat perseteruan antarnegara di wilayah tersebut.
Tak hanya fokus pada isu eksternal, pemerintah juga bergerak cepat melakukan mitigasi internal untuk melindungi stabilitas ekonomi nasional. Langkah-langkah antisipatif disiapkan agar daya beli masyarakat tidak tergerus signifikan akibat dampak sistemik dari eskalasi konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang memengaruhi harga energi global.
"Mari kita bersama-sama menghadapi situasi yang ada dengan semangat yang sama. Yakinlah bahwa pemerintah tentu akan melakukan langkah-langkah yang terbaik," tegasnya.
Lebih lanjut, Kapolri mengingatkan kembali janji konstitusional Presiden Prabowo untuk memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh rakyat Indonesia di tengah ketidakpastian global. Oleh karena itu, penguatan kohesi sosial menjadi harga mati agar bangsa ini tidak mudah terpecah belah oleh isu-isu yang dipicu dari luar negeri.
"Mari kita berdoa bersama, kita berikhtiar bersama agar semua tantangan yang sedang kita hadapi ini bisa kita lalui dan kita bisa mendukung, kita bisa mandiri," pungkas Jenderal Listyo menutup amanatnya mengenai pentingnya kemandirian bangsa di masa sulit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Polisi Ungkap Kronologi Kebakaran Tewaskan Satu Keluarga di Jakbar
- TNI AD Kerahkan 209 Personel Evakuasi Heli Jatuh di Kalbar
- Wajah TNI Tersangka Teror Air Keras Akan Terungkap di Sidang
- Kejagung: Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Terima Suap Rp1,5 Miliar
- Tragedi Kahramanmaras: Siswa Tembaki Kelas, Telan 9 Korban Jiwa
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- DIY Masuk Fase Akhir Siklus Gempa Besar, Warga Diminta Waspada
- Harga Kedelai Melonjak, Ancaman Cabut Izin Menguat
- Wajah TNI Tersangka Teror Air Keras Akan Terungkap di Sidang
- Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih 2026, Cek Syarat dan Linknya
- PLN Beri Diskon Tambah Daya Listrik Setengah Harga Saat WFH
- Uang Miliaran dan Emas Disita dari Kantor Tersangka TPPU
- Museum Terbuka Bakalan Mulai Ramai, Sleman Siapkan Tiket Masuk
Advertisement
Advertisement








