Polisi Masih Dalami Kasus Jual Beli Kursi Pegawai RSUD Karanganyar
Polres Karanganyar belum menemukan korban baru dalam kasus dugaan jual beli kursi pegawai BLUD RSUD Karanganyar. Penyidikan masih berlanjut.
Ingat Pesan Ibu, Jangan Lupa Pakai Masker./Antara
Harianjogja.com, SUKOHARJO—Puluhan warga terjaring operasi operasi masker yang digelar tim gabungan Satpol PP, TNI/ Polri Sukoharjo pada Kamis (1/10/2020). Operasi masker dipusatkan di jalan raya Songgorunggi-Jatipuro tepatnya di depan Balai Desa Kedungwinong, Kecamatan Nguter, Sukoharjo.
Warga Klodran, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Ricky Rojers, 40, terjaring razia. Ricky kedapatan tak menggunakan masker saat mengemudikan mobil dalam perjalanan menuju Jatipuro.
BACA JUGA: Setelah 1 Bulan, Otak Kekerasan Atas Nama Agama di Solo Diringkus di Jepara
Pria bertato ini pun dijatuhi sanksi hukuman push up hingga menghafalkan Pancasila plus menyanyikan lagu nasional. "Saya tidak tahu kalau di dalam mobil juga wajib menggunakan masker," kata Ricky di Balai Desa Kedungwinong.
Selama ini, Ricky merasa aman tidak perlu menggunakan masker saat berada didalam mobil. Apalagi di dalam mobil, dia bersama anggota keluarganya. "Saya jadi tahu sekarang di dalam mobil juga harus pakai masker," katanya.
Atas kesalahan itu, Ricky pun menerima sanksi berupa hukuman push up 10 kali. Ricky juga diminta menghafalkan Pancasila dan menyanyikan lagu nasional. Ricky beberapa kali lupa menyebut sila Pancasila sehingga harus dibantu petugas.
BACA JUGA: Densus 88 Geledah Rumah Dosen di Berbah Sleman, Sita Flashdisk & Buku-Buku
Berbeda dari Ricky, warga Paseban, Jumapolo, Kabupaten Karanganyar, Ganang, 48, dijatuhi sanksi menyapu dan mencabut rumput di halaman balai desa. Ganang kedapatan tak menggunakan masker saat mengendarai sepeda motor berboncengan bersama istrinya. Namun sang istri lolos dijatuhi sanksi karena menggunakan masker.
"Tadi saya keburu-buru pergi sampai lupa bawa masker. Isin aku keno razia ora nganggo masker," ucapnya.
BACA JUGA: Perkenalkan Partai Baru, Amien Rais: Partai Ummat Bertekad Melawan Kezaliman
Kabid Ketertiban Umum Satpol PP Sukoharjo Wardino mengatakan puluhan orang terjaring operasi masker yang digelar di depan Balai Desa Kedungwinong, Kecamatan Nguter. Mereka tak hanya pengendara sepeda motor dan mobil, tetapi juga pengemudi truk yang melintas di jalan raya Songgorunggi-Jatipuro.
"Warga yang tidak menggunakan masker kami giring ke balai desa untuk didata dan membuat surat pernyataan," kata dia.
Surat pernyataan dibuat agar warga tak lagi membuat kesalahan serupa dengan tidak menggunakan masker. Setelah membuat surat pernyataan, pelanggar diminta foto dengan membawa tulisan berisi "Aku Isin Ora Nganggo Masker". Tak cukup itu, bagi warga luar daerah Sukoharjo mendapat sanksi tambahan berupa membersihkan halaman, menyanyikan lagu kebangsaan, nasional hingga menghafal Pancasila.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Polres Karanganyar belum menemukan korban baru dalam kasus dugaan jual beli kursi pegawai BLUD RSUD Karanganyar. Penyidikan masih berlanjut.
Marc Marquez memilih tiba di Qatar pada Kamis malam menjelang MotoGP 2026. Konflik Timur Tengah dan mundurnya Yamaha menjadi sorotan.
DPMPTSP setempat mencatat terdapat 43 izin usaha homestay yang dikeluarkan sepanjang 2025-2026. Total nilai investasi yang tercatat mencapai sekitar Rp7,32 mil
Serangan siber menyasar sistem pendingin supermarket di tujuh negara Eropa. Suhu kulkas naik dan stok makanan terancam rusak.
DPMPTSP Gunungkidul mencatat 62 izin homestay dan 83 izin vila sejak 2021. Pariwisata menjadi salah satu pendorong investasi penginapan.
Kimi Antonelli memilih tetap memakai nomor 12 meski menjadi juara dunia F1 2026. Nomor tersebut punya makna khusus dan berkaitan dengan idolanya.