Cacing Hati Ditemukan pada 144 Ekor Hewan Kurban di Bantul

Petugas membacakan nama orang yang berkurban sebelum penyembelihan di Rumah Potong Hewan (RPH) Giwangan, Jogja, Jumat (31/7). Pemerintah Kota Jogja menghimbau panitia kurban di Jogja untuk melakukan pemotongan di RPH deni mencegah kerumunan massa sebagai bagian dari protokol kesehatan pencegahan Covid-19. - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi.
02 Agustus 2020 07:37 WIB Ujang Hasanudin News Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Ratusan ekor hewan kurban ditemukan mengandung cacing hati. Rata-rata didominasi pada hewan sapi.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan DPPKP Bantul Joko Waluyi menjelaskan sebanyak 144 ekor hewan kurban dalam Iduladha tahun ini juga yang terlaporkan mengandung cacing hati. Jumlah tersebut sebagian besar adalah sapi sebanyak 113 ekor, sisanya kambing 18 ekor dan domba 13 ekor.

Hewan yang terkena cacing hati ini lebih sedikit dibanding tahun lalu sebanyak 189 ekor yang terdiri dari sapi 161 ekor, kambing 28 ekor, dan domba 33 ekor,” katanya Sabtu (1/8/2020).

Menurut Joko hati hewan kurban yang mengandung penyakit Fasciola Hepatica tidak sampai ada yang dibuang semua, melainkan hanya dibuang yang terkena cacing hati. Sementara bagian yang tidak terkena masih aman untuk dikonsumsi.

Sementara itu pemotongan hewan kurban yang dilakukan pada hari kedua, salah satunya dilakukan di Masjid Baiturrohim, Bogoran, Trirenggo, Bantul. Takmir masjid ini memotong lima ekor sapi dan empat ekor domba. Dari hasil pemeriksaan tim pemantau, semua hewan kurban dinyatakan dalam kondisi sehat.

Proses distribusi daging di masjid ini juga menggunakan besek atau wadah yang terbuat dari anyaman bambu yang ramah lingkungan,” ucapnya.