FAD DIY Siapkan Suara Anak Daerah 2026
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Foto ilustrasi. /Reuters-Srdjan Zivulovic
Harianjogja.com, JAKARTA--Pemerintah bekerja sama dengan Universitas Airlangga menciptakan obat kombinasi untuk menyembuhkan pasien Covid-19.
Obat kombinasi untuk mencegah penyebaran infeksi virus corona penyebab sakit Covid-19 telah diciptakan.
Obat tersebut diklaim bisa menghambat dan membunuh perkembangbiakan virus SARS COV-2 penyebab sakit Covid-19 dalam sel tubuh.
Obat sendiri diciptakan dari hasil penelitian kolaborasi antara Gugus Tugas Covid-19, Badan Intelejen Nasional (BIN), dan Universitas Airlangga.
Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan Stem cell Unair Dr. dr. Purwati, SPpd, K-PTI FINASIM mengatakan, obat tersebut sengaja dibuat dengan cara kombinasi.
"Kenapa rejimen kombinasi? Karena memiliki tingkat efektifitas cukup bagus dalam membunuh virus," kata Purwati dalam keterangan pers melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Jumat (12/6/2020).
Ia menjelaskan setidaknya ada lima kombinasi yang berhasil dibuat seperti kombinasi lupinavir, ritonavir, dan hydrozine serta lupinavir, ritonavir dan hydrocycline.
Kombinasi ketiga adalah lupinavir, ritonavir, chlarificzine; kombinasi empat adalah hydrochloroquine dan azithromycin; serta kombinasi kelima yaitu hydrochloroquine dan hydrocycline.
Masing-masing obat tersebut sebenarnya pernah dilakukan penelitian dengan dosis tunggal.
Namun dalam penelitian kombinasi ini, dosis yang dipakai per obat lebih kecil dibandingkan dosis tunggal.
Masing-masing obat hanya digunakan dosis seperlima sampai sepertiga dari dosis tunggal. Menurut Purwati, cara itu bisa mengurangi toxic obat dalam tubuh.
Obat yang digunakan juga merupakan yang banyak beredar di pasaran.
"Karena obat yang dipasaran pasti sudah melewati berbagai uji hingga mendapat ijin edar dari BPOM. Kemudian masa pandemi ini, kita butuh sesuatu emergency dan urgensi tapi kita masih mempertimbangkan efek kesehatan tubuh pasien," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pakar Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH mengatakan, hasil penelitian itu cukup menjanjikan untuk pengobatan Covid-19 di Indonesia.
Ia mengajak masyarakat untuk mengubah paradigma dalam penanganan Covid-19.
"Selalu tidak bosan kami Gugus Tugas mengingatkan agar tetap melakukan protokol kesehatan. Mari bersama perbaiki paradigma dalam penanganan Covid-19. Fokus ke mencegah daripada mengobati," ucapnya.
Ia menambahkan, pencegahan juga dilakukan dengan menerapkan empat sehat lima sempurna yaitu dengan memakai masker, jaga jarak, cuci tangan, olahraga, istirahat cukup dan tidak panik dan stres. Juga melengkapi dengan konsumsi makanan bergizi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Senin 18 Mei 2026 dari pagi hingga malam, rute Tugu Yogyakarta dan Wates.
MK menggelar sidang lanjutan uji materi KUHP Baru. Pasal penghinaan presiden hingga pidana zina menjadi sorotan.
Wisatawan di Jogja masih terpusat di Malioboro. Dinpar Kota Jogja dorong kunjungan kampung wisata lewat Program Bule Mengajar.
Atletico Madrid menang 1-0 atas Girona di Liga Spanyol 2025/2026. Ademola Lookman mencetak gol kemenangan Los Colchoneros.
Prabowo menyerahkan alutsista TNI di Halim Perdanakusuma. Enam jet tempur Rafale jadi sorotan modernisasi TNI AU.